Sepatu UMKM Mojokerto Siap Hadapi MEA

26 Feb 2016
278 times
FGD penyusunan standardisasi produk sepatu Kota Mojokerto tersebut diikuti puluhan pemilik usaha alas kaki se-Kota Mojokerto FGD penyusunan standardisasi produk sepatu Kota Mojokerto tersebut diikuti puluhan pemilik usaha alas kaki se-Kota Mojokerto Foto : Dok Humas Pemkot Mojokerto

Apakabar.co.id (Mojokerto) - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah resmi berlaku dan Kota Mojokerto menjadi salah satu bagian di dalamnya. Artinya, jika ditarik dalam kondisi yang lebih spesifik, produk alas kaki seperti sepatu dan sandal dari pengrajin Kota Mojokerto harus siap bersaing secara bebas dengan produk UKM negara-negara Asean lainnya.

Sekretaris Daerah Pemkot Mojokerto, Mas Agoes Nirbito Moenasi Wasono menuturkan, pihaknya secara khusus mewanti-wanti kepala Diskoperindag Kota Mojokerto agar UKM benar-benar mendapat perhatian khusus sebagai penguatnya. Salah satunya dengan melakukan standardisasi produk agar mampu bersaing dan perluasan akses pemasaran produk hasil UKM.

Selain itu, lanjutnya, juga harus didorong untuk tumbuh dan berkembang kaitannya dengan budaya perusahaan dalam setiap pelaku UKM. “Dua aspek ini semestinya harus disampaikan dengan seimbang, seiring dan sejalan. Dengan demikian setiap pelaku UKM dapat memahami dan menerapkannya secara utuh dan komprehensif,” tuturnya.

Budaya perusahaan, kata dia, merupakan salah satu elemen paling penting yang dapat menolong pengusaha dalam menciptakan daya saing. Pemilik usaha alas kaki diharapkannya dapat mampu menginternalisasikan atau mengadopsi dan mengambil nilai-nilai baru yang sesuai dengan perubahan lingkungan.

Perkembangan dan kelangsungan pengusaha alas kaki, tutur Sekda, tergantung pada cara menyikapi era pasar bebas ini. “Kami dari unsur pemerintah daerah, melalui SKPD teknis, akan terus berupaya melakukan pembinaan dan pengembangan UKM. Ini diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk agar mampu meningkatkan kinerja dan menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi. Termasuk memfasilitasi akses pemasarannya,” urainya.

Sekda juga menekankan kepada seluruh pengusaha sepatu agar dalam menghadapi MEA. “Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus bisa menjadi market leader, terutama di pasar sendiri. Dengan semangat itu saya yakin produk sepatu Kota Mojokerto siap memasuki pasar MEA,” motivasinya. (imi)

Rate this item
(0 votes)