PJT I Jadi BUMN Dengan Akuntabilitas Terbaik Kedua Nasional

22 Sep 2017
122 times
Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan Foto : MAA

Apakabar.co.id (Malang) - KinerjaPerum Jasa Tirta (PJT) I menjadi BUMN terbaik kedua secara nasional dalam hal akuntabilitas. PJT I hanya kalah dari Angkasa Pura dari proses penilaian dan penghargaan yang diberikan Majalah Infobank dengan predikat sangat bagus.

“Kami mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Majalah Infobank sebagai BUMN terbaik kedua secara nasional untuk akuntabilitas. Kita kalah dikit sama Angkasa Pura. Namun penghargaan ini bukan karena saya, tapi memang kinerja direksi, deputi dan seluruh staf yang luar biasa,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Jumat (22/9).

BUMN pengelola sumber daya air yang berkantor pusat di Kota Malang, Jawa Timur ini didirikan sejak 1990. Saat ini PJT I mengelola lima wilayah sungai (WS) besar, yakni WS Brantas, WS Bengawan Solo, WS Toba Asahan, WS Serayu Bogowonto, dan WS Jratun Seluna.

Berdasarkan peraturan pembentukannya sebagai perusahaan pengelola sumber daya air ini memiliki empat tugas pokok. Keempat tugas utama itu ialah eksploitasi dan pemeliharaan prasarana pengairan, pengusahaan air dan sumbar-amber air, berpartisipasi aktif dalam pengelolaan daerah aliran sungai, dan rehabilitasi prasarana pengairan.

Sementara, sebagai sebuah badan usaha, perusahaan plat merah ini memiliki beberapa kegiatan bisnis. Kegiatan bisnis itu di antaranya penyediaan air baku, sistem pengelolaan air, dan pariwisata. Selain itu dikembangkan pula pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga minihidro, serta penyediaan air minum.

Pada 2016, berkat kerja keras direksi dan manajemen serta strategi bisnis yang tepat, PJT I akhirnya menorehkan kinerja yang gemilang. Salah satu buktinya, beniasarkan duta Biro Riset lnfobank, sejumlah komponen keuangan perusahaan ini tumbuh positif. Dari lima komponen utama, yakni total aktiva, total kewajiban, total ekuitas, pendapatan usaha, dan laba tahun berjalan, secara ratavrata tumbuh di atas 47 persen.

Pendapatan usaha PJT I tahun lalu tercatat Rp 533,29 miliar atau tumbuh 48,73 persen dari Rp 358,57 miliar di 2015. Pendapatan usaha yang meningkat signifikan itu berhasil mendorong perolehan laba perusahaan ini menjadi kian besar. Menutup 2016, PJT I membukukan laba Rp 120,68 miliar atau mengembang 59,57 persen dari Rp 75,63 miliar di 2015.

Atas keberhasilannya mencetak kinerja yang ciamik, perusahaan ini pun berhak meraih predikat sangat bagus pada rating dua BUMN Versi infobank 2017 dengan total skor 97.97 persen. Berbekal total skor itu pulaPJT I menempati peringkat kedua dalam rating dari deretan 56 BUMN berpredikat sangat bagus. (lit)

Rate this item
(0 votes)