Trilogi Pertanian Dibalut dalam MeGa U-TeRa dan MeGa U-TeRRa

10 Oct 2017
124 times

Apakabar.co.id (Jombang) - Kehidupan petani tak bisa lepas dan terpisahkan dari yang namanya Tani, Tanah dan Tumbuhan yang menjadi Trilogi Pertanian. Ketersambungan ketiga elemen ini merangkai dan terangkai hingga membentuk suatu aktivitas bercocok tanam. Hal ini disampaikan oleh H Yanto selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat SEMAR (Sehati Mengemban Amanah Rakyat)

Yanto pun berempati terhadap maraknya alih fungsi lahan pertanian produktif di Kabupaten Jombang yang dijadikan kavling/perumahan. Menurutnya Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jombang harus mendapat perlindungan baik dari sisi kepastian hukum berupa regulasi peraturan perundang-undangan maupun dari sisi adat istiadat masyarakat sendiri.

“Sebenarnya ada hal yang dapat menjamin perlindungan LP2B salah satunya saya beri nama MeGa U-TeRa (Merajut Gerakan Untuk Terobosan peRtanian). MeGa U-TeRa adalah sebuah skema dan terobosan yang mengajak masyarakat khususnya warga Jombang untuk tetap mempertahankan Lahan Pertanian mereka,” jelas Yanto.

Lanjutnya, hal ini dapat menjadi sebuah wadah guna mengajak warga Jombang untuk menggali dan memaknai arti dari Trilogi Pertanian supaya adat istiadat pertanian di Jombang menjadi “AdhatRecht” yang tidak termuat dalam peraturan-peraturan Legislative (Unstatutory Law) yakni meliputi peraturan-peraturan hidup yang meskipun tidak ditetapkan oleh pihak berwajib.

Yanto pun melanjutkan Skema selanjutnya adalah MeGa U-TeRRa (Merajut Gerakan Untuk Tegaknya Regulasi peRtanian). Skema dan terobosan kedua ini adalah untuk menopang warga Jombang yang belum dan atau sudah terdapat peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis mengenai perlindungan LP2B. Agar “Grund Norm” pertanian dapat menjadi sebuah Falsafah warga Jombang tentang pentingnya bercocok tanam.

“Dengan kata lain Trilogi Pertanian sebenarnya adalah sebuah bentuk penyelenggaran kegiatan dalam melakukan aktivitas berumah tangga yang sebenarnya karena adanya unsur orang, aktivitas (Tani), Tanah, Tumbuhan dan air sebagai penunjangnya. Dimana “Adhatrecht” pertanian adalah Unstatutory Law yang berperan dalam melakukan pengelolaan, pemanfaatan, dan menghasilkan sesuatu yang dapat menopang serta menunjang kebutuhan sehari-hari baik berskala keluarga di Jombang, lokal (warga Jombang) dan nasional maupun internasional,” pungkas Yanto. (Irs)

Rate this item
(0 votes)