Molindo Bangun Vinase Boiler Untuk Olah Limbah Etanol Jadi Uap dan Listrik Listrik 4,9 MW

11 May 2018
83 times
Dirut PT Molindo Raya Industrial, Arief Goenadibrata menunjukkan vinase cair sebagai bahan untuk produksi listrik melalui mesin vinase boiler Dirut PT Molindo Raya Industrial, Arief Goenadibrata menunjukkan vinase cair sebagai bahan untuk produksi listrik melalui mesin vinase boiler Foto : MAA

Apakabar.co.id (Malang) - Target produksi listrik 35 ribu megawatt yang dicanangkan Presiden Jokowi mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dari sektor industri, PT Molindo Raya Industrial melakukan terobosan baru yang akan memproduksi listrik dengan energi terbarukan menggunakan mesin vinase boiler.

Perlu diketahui, vinase boiler merupakan mesin penghasil listrik dan uap atau steam yang bahan bakarnya menggunakan vinase (limbah produksi ethanol). Penggunaan vinase boiler dapat menghasilkan uap untuk proses penyulingan ethanol. Hal itu mampu mengurangi penggunaan batu bara dari pada boiler pada umumnya yang ada sekarang masihmenggunakan 100 persen batu bara.

Direktur Utama PT Molindo Raya Industrial, Arief Goenadibrata menjelaskan, vinase boiler milik Molindo ini mampu menghasilkan 45 ton steam atau uap dan 4,9 MW listrik. "Energi listrik itu diharapkan dapat digunakan untuk keperluan Molindo. Yang dihasilkan 4,9 MW dan kebutuhan Molindo sekitar 4,5 MW," jelasnya, Jumat (11/5).

Saat ini terdapat beberapa produsen vinase boiler di dunia. Dalam proyek ini Molindo memilih Five Cails – KCP dari India. Vinase boiler digunakan oleh produsen ethanol di mana mereka mempunyai vinase yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler tersebut. 

Pembelian dan penggunaan mesin ini menjadi salah satu komitmen Molindo sebagai industri yang ramah lingkungan. Molindo pun mengusung konsep 3E dalam pemanfaatan mesin baru tersebut yakni Efisiensi, Energi, dan Effluent.

Vinase boiler merupakan salah satu cara untuk memenuhi ketiga faktor tersebut. Efisiensi yaitu dengan memanfaatkan energi panas yang selama ini terbuang menjadi energi listrik. Energi yaitu dengan vinase boiler diperoleh listrik dan uap. Effluent yaitu memanfaatkan hasil samping (waste) produksi ethanol menjadi uap dan energi listrik.

Dengan menggunakan mesin canggih asal India itu, penggunaan batu bara menjadi lebih sedikit juga akan memperkecil abu hasil pembakaran batu bara. Teknologi vinase boiler baru berkembang sekitar 10 tahun terakhir. Dalam sekitar 7 tahun terakhir, PT Molindo Raya sudah melakukan survei terhadap teknologi ini dan juga beberapa vendor penyedia teknologi tersebut.

PT Molindo Raya Industrial berharap dengan adanya mesin vinase boiler ini maka tercapai faktor 3E, sehingga Molindo mempunyai kemampuan daya saing yang lebih di pasar. Melalui terobosan baru di bidang industri yang lebih ramah lingkungan ini, pelanggan juga akan menerima manfaat karena mendapatkan harga dan kualitas produk yang terbaik dan konsisten. (maa)

Rate this item
(0 votes)