Tak Sampai 1x24 Jam, Orang Tua Pembuang Bayi di Mojokerto Ditangkap

17 Jan 2018
67 times
Orang tua pembuang bayi saat di Mapolres Mojokerto Orang tua pembuang bayi saat di Mapolres Mojokerto Foto : Wie

Apakabar.co.id (Mojokerto) - Seorang bayi berjenis kelami laki-laki berusia sekitar lima hari ditemukan oleh warga. Dalam kejadian penemuan bayi tersebut awalnya ditemukan H Karnadi orang pertama melihat serta menemukan bayi langsung melapor ke pihak berwajib.

H Karnadi menuturkan, awalnya ia akan melaksanakan sholat dhuhur membuka pintu masjid dalam posisi tertutup. Saat membuka pintu ia melihat ada seorang bayi laki laki berada di tempat imam masjid dalam posisi tidur terlentang terbungkus kain jarik batik warna coklat.

Lantas kemudian, ia menggendong bayi tersebut untuk dibawa ke rumah Kepala Dusun Ketangi. Bersama kepala Dusun Ketangi diajak melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Dlanggu.

Kapolsek Dlanggu, AKP Airlangga menjelaskan, usai menerima laporan masyarat pihaknya langsung mendatangi TKP bersama anggotanya guna mengumpulkan keterangan saksi sebanyak mungkin di TKP.

Informasi tambahan dari seorang saksi lain pun diperoleh. Sekiranya pukul 11.00 WIB saksi melihat ada dua orang laki laki bersama perempuan berboncengan mengendarai sepeda motor masuk ke masjid dan tidak lama kemudian keluar meninggalkan masjid.

Kejadian tersebut langsung ia laporkan kepada Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata dan beliau langsung memerintahkan jajarannya cepat memburu pelaku dengan berbekal informasi dari para saksi.

“Hasilnya Kurang dari 1×24 jam orang tua bayi tak berdosa ini berhasil di amankan oleh jajaran Satreskrim Polres Mojokerto,” ujar Kapolsek.

Keberhasilan ungkap perkara ini langsung mendapat apresiasi Kapolres Mojokerto dengan gelar rilis kepada sejumlah awak media. Kapolres Mojokerto AKBP Leonard Siamarmata membeberkan hasil ungkap penyelidikan hingga ditangkapnya pelaku pembuang bayi tak berdosa tersebut.

Pelaku yang berhasil diamankan adalah sepasang muda mudi berinisial BA laki laki 22 tahun warga Desa Umbulsari RT 01 RW 02 Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. Bertempat tinggal di Perum Jabon Estate No P16 Mojokerto.

Berikutnya,satu pelaku berinisial BA perempuan 22 tahun warga Dusun Pondok Waluh RT/RW 02/15 Desa Kencong Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Saat ini bertempat tinggal di Asrama kampus STIKES-POLTEKES Majapahit.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M S Feri menambahkan, atas perbuatannya pelaku terbukti melanggar pasal 76 B UU RI No 35 tahun 2014 dan 77 B UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam pasalnya berbunyi, Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan penelantaran anak. “Saat ini pelaku berhasil kita amankan di mako Polres Mojokerto dan terancam hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim. (wie/lia)

Rate this item
(0 votes)