Pengedar Sabu Mojosari Diringkus Polisi

17 Jan 2018
47 times
Pengedar sabu asal Desa Seduri saat di Mapolres Mojokerto Pengedar sabu asal Desa Seduri saat di Mapolres Mojokerto Foto : Wie

Apakabar.co.id (Mojokerto) - Satresnarkoba Polres Mojokerto berhasil menangkap pengedar sabu-sabu biasa beroperasi di wilayah Desa Seduri Mojosari, Mojokerto. Bahkan, anggota Satres Narkoba berhasil amanakan dua orang sekaligus diringkus di sebuah warung tepatnya di Desa Seduri Mojosari.

Masing-masing pelaku berinisial MAU dan AR. Keduanya merupakan warga Desa Seduri, Mojosari dan mereka tidak mengira kalau gerak-geriknya peredaran barang haramnya telah dipantau sejak lama.

Saat diamankan oleh polisi di dalam warung, kedua pelaku tidak mengelak dan mengakui bila barang sabu-sabu seberat 0.32 gram yang ditemukan di lokasi kejadian merupakan barang miliknya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata menuturkan, narkoba saat ini sudah menjadi musuh nomer satu di jajaran kepolisian. Hal itu mengingat kasus narkoba merupakan kasus terbanyak dan meningkat pesat yang terjadi akhir akhir ini.

“Kami beserta seluruh Jajaran Polres Mojokerto terus menabuh genderang perang terhadap ancaman peredaran narkoba,” tegas perwira dua melati di pundak itu.

Mantan Kapolres Batu tersebut menambahkan, kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba tidak bisa sendirian. Pasalnya, sekarang peredaran narkoba sudah masuk kesemua lini, dari perkotaan hingga ke desa-desa.

Dan menyikapi maraknya peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan, ia juga berharap peran serta masyarakat. “Apabila mengetahui ada peredaran narkoba di wilayah Mojokerto, segera laporkan dan kami tindak lanjuti,” imbaunya.

Tertangkapnya dua terduga pelaku pengedar barang haram tersebut, keduanya kini harus mendekam di sel Polres Mojokerto. Akibat perbuatan yang dilakukan oleh kedua orang pelaku tersebut dalam mengedarkan barang haram berupa sabu-sabu dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. (wie/lia)

Rate this item
(0 votes)