Tempat Pesta Narkoba Kupang Gunung Digerebek Polisi, Nama Monyet Jadi DPO

23 Jan 2018
100 times
Dua tersangka kini mendekam di Mapolsek Karang Pilang Dua tersangka kini mendekam di Mapolsek Karang Pilang Foto : Wie

Apakabar.co.id (Surabaya) - Tim anti bandit Polsek Karang Pilang terus menabuh genderang perang terhadap ancaman bahaya peredaran narkoba. Salah satunya mengobok-obok kamar kos di kawasan Jalan Kupang Gunung Timur III, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, yang kerap kali dijadikan tempat persembunyian mau pun pesta narkoba.

Dalam operasi under cover buy, tim anti bandit berhasil mengamankan Bagas Kurniawan alias Bodrex (19) warga Jalan Girilaya 9 No.42 RT 009/RW 008, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan bersama Rixrainol Riyanto alias Ndoweh (35) warga Jalan Simo Gunung Kramat Barat 6 No.70 RT 009 RW 014, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan kos di Kupang Gunung Timur III.

Kompol Noerijanto, SH Kapolsek Karang Pilang didampingi IPTU Marji Wibowo, SH Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang menerangkan, anggota tim anti bandit Polsek Karang Pilang berhasil mengamankan Bagas Kurniawan alias Bodrek bersama barang bukti dua poket sabu-sabu seberat 0,80 gram, satu hand phone sebagai alat komunikasi juga uang tunai Rp 120.000. Diamankan pula Rixranol Riyanto alias Ndoweh, dengan lima klip plastik tranparan berisi sabu seberat 1,96 gram, satu bungkus rokok warna hitam, satu timbangan elektrik berbentuk mouse warna hitam.

"Awal mula ya ada informasi masyarakat yang resah di sekitar TKP sering dijadikan pesta sabu-sabu dan transaksi jual beli sabu. Kemudian kami perintahkan Kanit Reskrim bersama anggota untuk lakukan lidik lapangan dan ternyata informasi masyarakat tesebut benar, lalu anggota kami langsung melakukan penggrebekan dan berhasil menangkap tersangka beserta barang buktinya," terang mantan Kapolsek Tegalsari ini.

Ditambahkan IPTU Marji Wibowo Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang, "Setelah berhasil melakukan penggerebekan tersebut, tersangka mengakui bila sabu yang dimilikinya dapat dari dari seorang biasa dipanggil Monyet, kini telah kita tetapkan sebagai DPO," ujarnya.

"Keberhasilan anggota di lapangan tidak lepas dari kerja sama yang baik dengan masyarakat yang peduli dan tidak ingin kampungnya dijadikan ajang pesta narkoba mau pun transaksi jual beli sabu," tegas Marji, sosok yanh biasa dekat dengan masyarakat dan awak media ini. (wie/lia)

Rate this item
(0 votes)