Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Kost Kupang Segunting

04 Feb 2018
51 times
Tersangka Dicky pengedar sabu yang diringkus TIM Anti Bandit Polsek Karangpilang Tersangka Dicky pengedar sabu yang diringkus TIM Anti Bandit Polsek Karangpilang Foto : Wie

Apakabar.co.id (Surabaya) - Maraknya peredaran narkoba jenis sabu di Kota Surabaya dengan memanfaatkan kamar kos kembali berhasil digagalkan korps baju cokelat. Salah satunya adalah Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang yang berhasil mengamankan Dicky Kurniawan (23 tahun) warga Desa Kendal Payak Gang mawar RT 6 RW 4, Kecamatan Pakisaji, Malang.

Dicky ditangkap di kost Kupang Segunting 4 No 17 Kelurahan Pandegiling, Kecamatan Tegalsari. Kompol Noerijanto Kapolsek Karangpilang menegaskan, pihaknya sebagai anggota Polri terus menabuh genderang perang terhadap ancaman bahaya peredaran narkoba dimana pun berada karena narkoba musuh besar bagi bangsa dan negara. "Kami perintahkan seluruh anggota Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang untuk terus monitor peredaran narkoba dimana pun berada khususnya Kota Surabaya. Jangan pernah beri celah terhadap peredaran narkoba," tegas perwira satu melati di pundak.

IPTU Marji Wibowo Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang memaparkan, awalnya ada informasi masyarakat masuk bila ada peredaran narkoba memanfaatkan kamar kos di Jalan Kupang Segunting 4 No 17. Lantas kemudian, ia bersama anggota tim anti bandit untuk melakukan lidik lapangan guna memastikan kebenaran dan informasi masyarakat tersebut benar adanya.

Maka anggota tim langsung melakukan penggerebekan dengan mengamankan tersangka Dicky Kurniawan beserta barang bukti 9 plastik klip berisi sabu seberat 3,39 gram, satu buah deodoran AXE warna hitam, satu buah hp sebagai alat komunikasi antar jaringan, dan sebuah kartu ATM Bank BCA.

Ia pun menambahkan, usai berhasil mengamankan tersangka Dicky beserta barang bukti, tersangka juga mengakui bila sabu tersebut dibeli dari Erwin alias Nipo seharga Rp 2 juta. Sabu itu lalu ia jual l kembali seharga Rp 350.000 per poketnya.

"Kami pun segera melakukan pengembangan lebih lanjut terkait asal usul dan jaringan tersangka lainnya. Mohon doanya kepada masyarakat semoga kami bisa mengungkap bandar juga jaringan lebih besar," pungkasnya. (wie/lia)

Rate this item
(0 votes)