Paranormal Abal-Abal Diringkus Polisi

06 Feb 2018
99 times
Paranormal Abal-Abal Diringkus Polisi Foto : Wie

Apakabar.co.id (Lamongan) - Satreskrim Polres Lamongan tak akan sedikit pun beri ruang gerak pelaku tindak pidana kejahatan beraksi di wilayah hukum Polres Lamongan.

Salah satunya berhasil mengamankan Nur  Habibah Cholis alias Lilis (32) warga Desa Sidodadi RT-01, RW 05, Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Lamongan.

AKBP Feby D.P Hutagalung Kapolres Lamongan mengaku bangga akan kinerja anggota Satreskrim Polres Lamongan telah berhasil ungkap pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan mengaku paranormal dengan  berhasil amankan tersangka Nur Habibah Cholis alias Lilis. Barang bukti yang diamankan yakni dua set kartu remi sebanyak 21 lembar kartu remi, satu buah keris kecil terbuat dari tembaga, satu buah batu akik warna merah, satu unit handphone sebagai alat komunikasi.

Lanjut Feby sapaan akrab AKBP Feby D.P Hutagalung, awalnya banyak masyarakat datang melapor ke SPKT Polres Lamongan bila menjadi korban penipuan dan penggelapan mengaku paranormal. "Maka anggota kami pun memeriksa satu per satu korban tersebut untuk mengetahui modus yang dilakukan oleh tersangka," tuturnya.

Modus yang dilakukan oleh tersangka adalah berkenalan dengan korban dan tersangka mengaku sebagai orang pintar atau peramal yang bisa membaca hati seseorang dapat menyelesaikan berbagai macam masalah seseorang. Lalu korban tergiur rayuan manis tersangka untuk menyelesaikan masalah tersebut, agar pacar korban tidak meninggalkan pelapor juga mudah mendapatkan pacar.

Selanjutnya tersangka berpura pura melakukan kegiatan dengan cara meramal korban menggunakan kartu remi, dan tersangka beralasan untuk melakukan ritual. Setiap tersangka beralasan melakukan ritual, tersangka berkali kali meminta uang korban untuk digunakan membeli peralatan ritual hingga total keselurhan uang  berjumlah Rp 30 juta. Setelah korban mengeluarkan sejumlah uang ternyata apa yang dijanjikan tersangka kepada korban tidak ada yang menjadi kenyataan. "Karena merasa ditipu, korban melaporkan ke polisi," papar perwira dua melati di pundak. (wie/lia)

Rate this item
(0 votes)