Redaksi

Redaksi

Curabitur ultrices commodo magna, ac semper risus molestie vestibulum. Aenean commodo nibh non dui adipiscing rhoncus.


Apakabar.co.id (Lamongan) - Kepedulian Tim Babat Peduli yang diprakarsai oleh Bripka Purnomo anggota unit lalu lintas Polsek Babat, Polres Lamongan tiada hentinya mengajak berbuat baik. Kegiatan itu di antaranya mengajak serta mengajari anak usia  dini untuk peduli kepada orang tidak mampu.

Bripka Purnomo menjelaskan, pihaknya sebagai anggota Polri bersama beberapa elemen masyarakat serta tim Babat Peduli berkunjung ke sekolah TK dan MI Al-Hidayah Santren, Banaran. Tujuannya, yakni mengajari anak-anak usia dini agar mempunyai serta memiliki rasa iba untuk membantu antar sesama yang tidak mampu.

Seusai berkunjung ke sekolah TK dan MI  Al-Hudayah, Tim Babat Peduli memberikan bantuan sembako kepada 15 warga tidak mampu di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.

Ditambahkan Ariski Kurniawan, Ketua Umum Babat Peduli, tiada hari pihaknya terus menyisir wilayah-wilayah desa yang masih ada warga tidak mampu.

"Nantinya kami bersama Bripka Purnomo, Serma  Madelan dan Tim Babat Peduli memberikan bantuan.  Harapan kami ke depan, semoga Tim Babat Peduli yang diprakarsai oleh beberapa elemen dari masyarakat untuk ke depan lebih bersemangat memberikan bantuan kepada warga tidak mampu dan jangan pernah kenal lelah serta putus asa demi kemanusian," pungkasnya. (wie/lia)

 

Apakabar.co.id (Lamongan) - Masyarakat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan merasa senang dan bangga terhadap Tim Babat Peduli. Pasalnya,Tim Babat Peduli yang diprakarsai oleh Bripka Purnomo bertugas di Unit Lalu lintas Polsek Babat, Polres Lamongan bersama Ariski pengusaha muda merangkap sebagai Ketua Tim Babat Peduli.

Bripka Purnomo anggota unit lalu lintas Polsek Babat, Polres Lamongan menjelaskan, pihaknya sebagai anggota Polri bertugas di unit lalu lintas berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya adalah membentuk komunitas Babat Peduli.

Lanjut Purnomo, anggota Babat Peduli tergabung dari beberapa elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Babat dan semua yang sudah tergabung di Babat Peduli memiliki satu tujuan mulia yakni membantu masyarakat tidak mampu.

Ariski Ketua Babat Peduli menuturkan, Babat Peduli ini sudah banyak membantu masyarakat tidak mampu yaitu bedah rumah bagi warga tidak mampu, korban banjir di Kabupaten Pacitan dan sekarang membangun taman bacaan di Kantor Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat.

"Kami mohon doa restunya kepada seluruh masyarakat. Semoga tujuan mulia Babat Peduli nantinya ke depan bisa bermanfaat bagi orang-orang tidak mampu," pungkas Riski. (lia)

 

Apakabar.co.id (Madiun) - Menjelang Pilkada 2018, Polres Madiun Kota gelar sosialisai secara serentak bersama KPU Kota Madiun guna memberikan materi Pilkada. Giat sosialisasi tersebut digelar di salah satu angkringan yang ada di Kota Madiun.

Sosialisasi Pilkada 2018 dihadiri KPU Kota Madiun beserta Kompol Mujito,SH Waka Polres Madiun Kota mewakili Kapolres Madiun Kota AKBP Sonny Mahar BA. SH,SiK,MH dengan memberikan pengertian dan pemahaman kepada pemilih pemula.

"Kami sampaikan kepada seluruh peserta yang hadir mulai dari perwakilan pelajar dari SMA Sederajat se-Kota Madiun untuk mendengarkan dan memahami secara langsung materi terkait tata cara Pilkada 2018," ujar ,Waka Polres Madiun Kota.

Ia berharap kepada pemilih pemula yang ada di Kota Madiun agar memberikan suara dan sumbangsih di Pilkada 2018 demi perubahan yang lebih baik.

AKP Ida Royani Kasubag Humas Polres Madiun Kota menambahkan, pihaknya sebagai anggota Polri selain memberikan materi terkait Pilkada 2018 juga memberikan materi tentang tugas dan pokok peran Polri dalam pelaksanaan Pilkada 2018 adalah premtif, preventif dan penegakan hukum. (lia) 

 

Apakabar.co.id (Surabaya) - Pejabat Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Surabaya, Ridwan akhirnya angkat bicara. Hal ini terkait pernyataan Kasi Penyelenggara Umroh dan Haji Depag Bangkalan, H Wafir. Hal yang pernah disampaikan Wafir kepada apakabar.co.id, yang kemudian dibantah oleh Ridwan yakni untuk memberikan rekomendasi dari kantor Depag Bangkalan kepada pemohon, adalah cukup dengan cara memberikan surat rekomendasi, tanpa via telepon dan menurut Wafir hal itu tidak ada di SOP.

"Kami sudah mengirim surat sejak 4 desember ke Depag Bangkalan, dan kami menunggu surat jawaban dari Depag Bangkalan. Jadi tidak benar kami tidak sesuai SOP," protes Ridwan, selaku Kasi Wasdakim.

Dikatakan Ridwan, soal pemohon paspor yang dokumen rekomendasi dari depag diduga palsu, dan jika memang dinyatakan palsu oleh depag, "Maka pemohon akan kami panggil untuk ditanya lebih lanjut tentang si pemohon ini mengurus melalui biro jasa apa," terang Ridwan.

"Pemohon bisa terkena sanksi enam bulan hingga dua tahun pencekalan. Belum lagi sanksi dari Depag Bangalan," tegas Ridwan di ruang Wasdakim, yang juga didampingi oleh Humas Moch Faujan serta Anton Sihombing bagian Wasdakim. Tidak hanya itu, Ridwan juga menegaskan bahwa Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak benar-benar sudah tidak ada lagi calo.

"Jadi kalau buat berita yang seimbang, kemarin saya dengar gaduh. Jadi jangan asal," gerutu Ridwan. Sayangnya, beberapa jam kemudian Ridwan tidak bisa dikonfirmasi lagi terkait surat terbaru pemohon paspor yang diperoleh dari Depag Bangkalan. (ono)

 

Apakabar.co.id (Bondowoso) -  Anggota DPR RI Terus Perkuat Ketahanan NKRI melalui Sosialisasi 4 Pilar Bondowoso- Usianya memang sudah tidak muda lagi.  Namun, usia itu tak menyebabkan Hardi Susilo, salah satu anggota DPR RI dari fraksi Golkar itu tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk terus terjun dan menyapa sejumlah konstituennya di daerah Pemilihan III Jawa Timur yang meliputi Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo.

Sabtu, (9/12) pagi kemarin, Hardi Susilo mengadakan pertemuan dengan sejumlah warga yang dikemas dengan sosialisasi 4 pilar MPR RI di pendopo kantor Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso. Sebelumnya, ia juga melakukan sosialisasi 4 pilar MPR RI di Kecamatan Pujer, Bondowoso.

Seusai itu, pria tersebut bergerak ke Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo dalam agenda yang sama. Di depan seluruh peserta yang hadir saat itu, Hardi Susilo menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan orang orang yang hendak mengganggu keutuhan NKRI.

"Jika dahulu negeri ini dijajah oleh Jepang dan Belanja melalui serangan fisik dan intimidasi, namun saat ini, negeri kita sedang dijajah melalui berbagai serangan yang diantaranya melalui saluran telekomunikasi. Mereka juga mempengaruhi idiologi generasi penerus bangsa. Serangan melalui media telekomunikasi dan media sosial lainnya itu menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Oleh karenanya, perlu ditanamkan semangat cinta tanah air sehingga serangan apapun yang masuk akan mampu dihindari," ujarnya.

Hardi Susilo juga membuka lembaran lembaran sejarah masa silam mulai dari lengsernya presiden Soeharto, pemberhentian Gus Dur oleh MPR hingga masa kepemimpinan SBY dan Jokowi. Sejarah bangsa itu menurut Hardi harus diperkenalkan secara utuh kepada penerus bangsa.

"Belanda telah menjajah bangsa ini lebih dari 300 tahun yang kemudian diganti oleh penjajahan Jepang. Meski Jepang hanya sebentar menjajah bangsa Indonesia, namun penjajahan Jepang itu jauh lebih kejam daripada bangsa Belanda. Belanda itu membawa kekayaan negeri ini ke Belanda hingga negeri Belanda yang luasnya hanya separuh pulau Jawa itu kemudian menjadi negeri yang kaya hingga saat ini," tukasnya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Camat Tlogosari, serta perwakilan dari aparat TNI dan Polri. Acara tersebut berjalan dengan tertib tanpa adanya gangguan. (lis) 

Apakabar.co.id (Surabaya) - Semangat kebersamaan sangat terasa sekali dalam perayaan natal bersama lintas agama yang diadakan oleh Persekutuan Doa Oikumene KASIH pada hari Rabu, 06 Desember 2017 di Trillium Ballroom Surabaya dengan dihadiri oleh sekitar 600 orang.

Debora Helmi dan Yosia Hendra sebagai pembimbing Persekutuan Doa Oikumene KASIH dan selaku ketua dari perayaan natal ini mengatakan tujuan dari diadakannya natal bersama lintas agama ini adalah dengan maraknya diskriminasi di Indonesia maka ini adalah sebagian kecil yang bisa dilakukan untuk dapat mewujudkan kebhinnekaan yang sesuai dengan Pancasila. Walaupun beragam tetapi tetap bisa bersatu dalam kerukunan sehingga tercipta kedamaian.

Para tokoh lintas agama yang turut menghadiri adalah Gus Aan Anshori dari Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) perwakilan Gusdurian, Inung (Center for Marginalized Communities Studies (CMARS), Liem Tiong Yang (klenteng Boen Bio, perwakilan dari Kong Hu Chu), I Wayan Suraba (Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) perwakilan Hindu), Pdt. Relamenanti Baeha (Sekretaris Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) kotaSurabaya), Pdt. Elia B.D. S.Th (Gereja Bethel Indonesia (GBI), Pdt. Nanang Yoedharto (GPIN), Eddy Gunawan (Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)perwakilan Kristen), Romo Vakyaputra (Budha), Iryanto (Aktivis Katholik), Andy Budiman (Roemah Bhinneka), Dian Jennie dari Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI). Selain itu beberapa komunitas yang hadir adalah Gusdurian, Roemah Bhinneka, Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK), Gusdurian Surabaya (Gerdu Surabaya), Arek Suroboyo For NKRI (ASFN).

Diawali dengan doa yang mengajak seluruh umat untuk bersungguh sungguh dalam beribadah. Kemudian dilanjutkan dengan penyembahan dan puji – pujian kepada Yesus dengan diiringi tari – tarian yang membuat acara semakin meriah. Dan yang terlibat dalam pelayanan di acara natal ini adalah anak anak muda dari persekutuan doa oikumene Kasih yang tergabung dalam wadah Kelompok Gerakan Muda Allah (KEGEMA).

Dalam kotbahnya Debora Helmi menyampaikan arti natal bagi kita semua. Natal berarti terang, damai sejahtera, sukacita, Imanuel yang berarti Tuhan beserta kita dan keselamatan.

Suasana khidmad sangat terasa sekali saat lilin natal dinyalakan dan semua umat menyanyikan lagu Malam Kudus bersama sama sambil meresapi arti kelahiran Yesus Kristus. Acara makin meriah dengan persembahan permainan music alternatif yang menggunakan peralatan bengkel, drum plastik dan peralatan dapur dengan diiringi nyanyian jingle bells, go tell it on the mountain dan feliz navidad.

Persembahan tarian pun makin menambah kemeriahan dimana para penari menarikan 10 tarian dari beraneka bangsa dengan menggunakan kostum sesuai bangsa atau jenis tarian tersebut. Dengan berganti kostum diatas panggung dalam waktu singkat membuat para undangan makin tertegun dan kagum dengan konsep acara yang dikemas dengan apik oleh Debora Helmi dan Yosia Hendra selaku ketua dari acara Natal Lintas Agama 2017.

Acara ditutup dengan kesan dan pesan dari Andy Budiman selaku perwakilan dari Roemah Bhinneka dan Gus Aan Anshori selaku ketua JIAD. “Yang luar biasa terkait dalam natal yang diselenggarakan oleh PD Oikumene Kasih ini melibatkan banyak elemen,” kata Gus Aan Ashari. “Perayaan natal seperti ini sangat baik dan merupakan contoh positif. Ini salah satu contoh bentuk implementasi untuk saling mengenal satu sama lain dan merupakan jembatan untuk kesatuan,” kata Andy Budiman. (maa)

Inilah Salah Satu Bukti Hasil Kerja Kontraktor Pilihan ULP dan DPU Binamarga Jatim      

Apakabar.co.id (Surabaya) – Masih ingatkah dengan PT Linggarjati Perkasa? Perusahaan general kontraktor ini, tahun 2016 lalu pernah terbelit masalah hukum. Lantaran, ulah Direktur Utama (Dirut)-nya saat itu, melakukan penipuan pembayaran hutang sebesar Rp 536 juta lebih kepada CV Sarito Jaya.

Diketahui, PT Linggarjati Perkasa sekitar tahun 2015 mendapatkan proyek pengerjaan jalan dan saluran air (drainase) kota di Badung, Bali dengan nilai pekerjaan sekitar Rp 11 miliar lebih. Singkat cerita, untuk memenuhi kewajibannya membayar hutang atas pembayaran termin ke 3 kepada CV Sarito Jaya sebagai pembelian perangkat saluran air beton precast alias "U" Gutter precast dan sejenisnya, Djoko Wiyono sang Dirut PT Linggarjati Perkasa menggunakan dengan cek/giro kosong.

Djoko Wiyono sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian Republik Indonesia. Namun, bak sepandai-pandainya tupai meloncat, pasti akan jatuh juga. Big Bos kontraktor ternama yang sering menyebet lelang besar proyek-proyek milik pemerintah itu, akhirnya diringkus di Badung, Bali oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Ketika itu, AKBP Takdir Matanette selaku Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, tersangka Djoko Wiyono terpaksa melakukan penipuan itu, karena perusahaannya bangkrut. "Tersangka beralasan terpaksa melakukan pembayaran dengan cek kosong lantaran manajemen perusahaannya lagi bangkrut," jelasnya, Rabu (24/2/2016).

Takdir Mattanete mengungkapkan, tersangka bersama rekannya yang dilaporkan oleh korban penipuan, dan sempat kabur. "Tersangka sempat kabur, tapi Unit harda Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkapnya di Bali," ungkapnya kepada wartawan.        

Boleh dikatakan inilah salah satu bukti jika PT Linggarjati Perkasa adalah perusahaan kontraktor pelaksana yang amburadul. Namun, yang jadi pertanyaan besar kenapa kontraktor ini bisa kembali berkiprah mengikuti lelang dan menyebet proyek-proyek besar milik pemerintah yang notabene menggunakan anggaran negara. Ada apa dibalik semua ini ? * Nantikan investigasi khusus Apakabar.co,id

Sedangkan terkait kegiatan pekerjaan tahun 2017 ini, yakni "Rekontruksi dan Pelebaran Jalan Batas Kota Batu (Jembatan Cangar II)–Pacet (Link 160)” milik Dinas PU Binamarga Jatim dengan pagu anggaran dari APBD I Provinsi Jatim sebesar Rp 14.352.000.000, atau Rp 14,352 miliar, diketahui dimenangkan oleh PT Linggarjati Perkasa asal Surabaya dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 11.189.999.000, atau Rp 11,189 miliar (lebih).

Kasus hukum yang terjadi tahun lalu, merupakan bukti amburadulnya manajemen perusahaan kontraktor ini. Dan, terbukti saat mengerjakan proyek milik Dinas PU Binamarga Jatim tahun ini, hasil pekerjaan yang baru dua bulan selesai dikerjakan sudah ambrol dan hancur. Itulah cerminan kinerja perusahaan kontraktor yang digandeng Dinas PU Binamarga Jatim hasil penyaringan Unit Layanan Pengadaaan (ULP) Pemprov Jatim.

Bukan hanya itu, temuan Apakabar.co.id dilokasi pekerjaan pada tanggal 22 November 2017, juga mendapati bukti amburadulnya pengerjaan yang dilakukan oleh PT Linggarjati Perkasa. Yakni, pengerjaan pemasangan perangkat saluran air dengan "U" Gutter Beton Precast (box culvert mini).

Apakabar.co.id memergoki pasangan beberapa 'U" Gutter yang telah cacat dan bahkan rusak. Ironisnya, pasangan unit "U" Gutter yang rusak dan pecah itu, tetap dipasang dan tidak diganti. Padahal waktu itu, pihak kontraktor pelaksana melakukan pengecoran dengan betonmix disisi-sisi space terpasangnya "U" Gutter, Rabu (22/11/2017) pukul 17.14 wib.

Anehnya, petugas pelaksana yang ada disana melakukan pekerjaan malah membiarkan kegiatan pengecoran. Malah, dengan sikap arogan dan 'sok' menanyai wartawan Apakabar.co.id yang tengah melakukan tugas jurnalistik. "Ada apa, mas ? Kok dilihat-lihat trus difoto-foto," sergah salah satu orang yang mengaku pelaksana dan pengawas proyek kepada wartawan.

Setelah menjawab pertanyaan tersebut, wartawan Apakabar balik bertanya kepada seseorang tersebut. "Itu "U" Gutter-nya ada beberapa yang rusak kok tetap dipasang ? Dan, kok tetap dicor sampingnya ? Apa baiknya gak diganti dulu ? khan bisa rugi negara ini ?," tanya Apakabar kepada pelaksana.

Lebih aneh lagi, tidak menjawab pertanyaan tersebut, 3 orang pelaksana malah ngeloyor pergi meninggalkan wartawan, dan secara tiba-tiba kegiatan pengecoran dihentikan. "Wis-wis sesuk wae diteruske ngecore (sudah-sudah, besok saja diteruskan/dilakjutkan mengecornya)," kata pelaksana tergopoh-gopoh menuju truck mixer (molen) beton mix, dan tancap gas.

Disela-sela konfirmasi, Ervan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) kegiatan pekerjaan yang tidak tahu hal tersebut, menyatakan akan segera mengganti "U" Gutter rusak tersebut. "Ya, mas, terima kasih atas infonya, saya tidak tahu hal ini. Akan segera saya perintahkan kontraktor menggantinya dan sekaligus membenahi yang kurang pas," kata Ervan saat ditemui dikantor Dinas PU Binamarga Jatim, Rabu (29/11).

Pertanyaan kembali dilontarkan Apakabar.co.id, bagaimana bisa diganti jika sudah dicor alias sudah digelontor beton mix. "Ya harus diganti mas, itu tanggung jawab kontraktor. Ya, kalau rusak ya gak akan dibayar untuk beberapa buah "U" Gutter-nya yang rusak. Kami nggak mau repot-repot, rusak ya mereka kudu ngganti mas," ucapnya enteng diamini konsultan pengawas.

Lebih mencengangkan lagi, Apakabar.co.id mendapati keesokan harinya, Kamis (30/11) seluruh saluran air dengan pasangan "U" Gutter sepanjang kurang lebih 100 meter sudah tertutup rigid betonmix (cor keras). Lalu bagaimana dengan beberapa "U" Gutter yang disoal ? Apa sudah ada penggantian dan perbaikan ? Hal itu yang layak dipertanyakan dan dibuktikan oleh PPKom.

Warga setempat dikonfirmasi tentang pengcoran tersebut, menyebutkan jika kegiatan pengecoran dengan betonmix telah dilakukan 3 hari sebelumnya (sekitar hari Senin, 27/11). "Niku siktas mawon dicor, mas. Mbuk manawa angsal tigang dinten niki, mas (Itu baru saja dicor, mas. Kira-kira dapat 3 harian ini, mas)," ucap warga setempat, Kamis (30/11).

Terkait temuan ini, Kepala Dinas PU Binamarga Jatim, Ir. Gatot Sulistyo Hadi, MM juga telah dikabari. Sayangnya, Kepala Dinas PU Binamarga Jatim yang terkenal bijaksana ini, tidak merespon balik maupun membalas pemberian informasi lengkap sekaligus konfirmasi via short massage send (SMS) dari wartawan Apakabar.co.id.

Untuk mendapat kepastian, Apakabar.co.id mengkonfirmasi kembali hal tersebut kepada Ervan, PPKom via SMS. "Ya...akan diganti, didahulukan yg atas. Depan obech, dan tikungan setan atas," jawaban sms dari Ervan. "Hanya yg rusak saja," imbuhnya dalam SMS. Dan, lebih lanjut ditanyakan kapan dilakukan, ini jawaban PPKom Dinas PU Binamarga Jatim. "Bulan ini," pungkasnya dalam SMS kepada Apakabar.co.id, Jum'at (8/12/2017).

Pantauan Apakabar.co.id dilokasi pekerjaan di Pacet-Cangar pada Minggu (3/12), didapati perbaikan dan pembenahan telah dilakukan dibeberapa plengsengan yang ambrol dan hancur. Seperti beberapa titik di area tikungan setan depan desa Sendi, dan turunan menuju wisata Coban Waru, serta tikungan tajam depan wisata Outbond dan Rafting "Obech".

Meskipun masih tanggung jawab kontraktor pelaksana, dikhawatirkan upaya perbaikan terhadap kerusakan hasil pekerjaan tersebut, semakin menurunkan kwalitas/mutu fisik yang diperbaiki. Bagaimana tidak, diawal pengerjaan bangunan tersebut, sudah dilakukan dengan seenaknya dan diduga tidak sesuai desain dan RAB-nya.

Bukan khayal lagi, jika kontraktor pelaksana akan melakukan pengerjaan perbaikan dan pengerjaan item pekerjaan yang belum dikerjakan dengan 'grusa grusu' dan tanpa perhitungan matang. Dikarenakan, masa waktu pekerjaan yang dimiliki PT Linggarjati Perkasa hanya tinggal menghitung hari saja di bulan ini, yakni berakhir tanggal 20 Desember 2017.

Temuan lainnya, Apakabar.co.id mendapati tumpukan "U" Gutter yang tidak tertata rapi dan tergeletak berserakan tak jauh disamping lokasi wisata kuliner dan pemancingan. Jelas, inilah juga menjadi bukti tidak becus dan tidak profesionalnya PT Linggarjati Perkasa dalam melaksanakan pekerjaan yang dimenangkannya.

Padahal, seharusnya perangkat "U" Gutter yang dibeli dengan uang rakyat tersebut, dirawat dan dijaga keutuhan, serta mutunya agar tetap baik saat digunakan. Namun, apa yang dilakukan PT Linggarjati Perkasa tidak beretika dan tidak memandang estetika pekerjaan, serta tidak menghargai keuangan negara.

Disinyalir, pekerjaan ngawur yang dilakukan PT Linggarjati Perkasa selaku kontraktor pelaksana, tidak luput dari kurangnya pengawasan yang dilakukan Dinas PU Binamarga Jatim sebagai penyelenggara pekerjaan (proyek) dengan nilai milyaran rupiah ini. Dalam persoalan ini, butuh penegasan sikap dan tindakan dari seorang kepala dinas yang merupakan kepanjangan tangan dari Gubernur Jatim.

Karena hal ini berhubungan dengan keuangan negara melalui APBD Provinsi Jatim yang digunakan dan diserap untuk proyek jalan Pacet-Cangar. Sayangnya, hingga berita ini diunggah, belum ada tindakan tegas yang nyata dari Ir. Gatot Sulistyo Hadi selaku Kepala Dinas PU Binamarga Jatim. Bersambung* (dra)    

Apakabar.co.id (Pacitan) - Polres Madiun Kota mengirimkan pasukan BKO ke Kabupaten Pacitan guna melaksanakan kerja bakti bersama dengan TNI di Desa Kembang, Kec Ploso, Kabupaten Pacitan. Lokasi yang terkena dampak banjir parah tersebut karena terdapat tanggul sungai yang jebol sehingga menambah ketinggian air dan berakibat sejumlah rumah rusak tergenang air dengan ketinggian sekitar satu meter lebih.

AKP Ida Royani, Kasubag Humas Polres Madiun Kota menjelaskan, pihaknya sebagai anggota Polri turut peduli membantu masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Pacitan.

"Sikap kepedulian tersebut diwujudkan dengan mengirimkan bantuan BKO anggota Polres Madiun Kota. Selain itu juga kita tidak hanya mengirimkan anggota BKO saja ke Kabupaten Pacitan, serta mengirimkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai untuk korban banjir".paparnya.

Ia berharap semoga bantuan kemanusian yang di kirimkan oleh Polres Madiun Kota ke wilayah Kabupaten Pacitan yang terdampak banjir bisa bermanfaat. (wie)

Apakabar.co.id (Madiun) - Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Kota gelar sosialisasi ancaman bahaya narkoba bertempat di Jalan Salak III No 38 kantor Pengadilan Militer III/13 Madiun.

Sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba dipimpin Kasat Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Sukono. Dalam pelaksanaan giat sosialisasi tersebut dilakukan pemeriksaan tes urine.

AKP Sukono Kasat Narkoba Polres Madiun Kota menjelaskan, pihaknya dari jajaran kepolisian resort Madiun Kota berusaha dan berupaya menutup ruang gerak peredaran narkoba.

"Salah satu cara adalah gelar sosialisasi di kantor Pengadilan Militer Madiun,dengan dihadiri 32 peserta dan tidak lupa juga dihadiri Kepala Pengadilan Militer Madiun," jelasnya.

Lanjut Sukono, usai gelar sosialisasi pencegahan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pihaknya pun melakukan tes urine bersama para peserta juga Kepala Pengadilan Militer Madiun, Wakil Kepala Pengadilan Militer Madiun beserta para hakim Pengadilan Militer Madiun dan staf.

"Alhamdulillah, hasil tes urine keselurhannya negatif dan semoga ini semua menjadi awal yang baik demi menjauhkan dari ancaman narkoba,” tukas perwira tiga balok tersebut. (wie)

Apakabar.co.id (Surabaya) – Tak ada jabatan yang abadi. Hal itu kini dirasakan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Panglima TNI. Jenderal bintang empat tersebut pun berpamitan pada seluruh jajaran TNI di Mako Armatim, Jumat (8/12).

Dalam sambutannya, Jenderal lulusan Akmil tahun 1982 itu membacakan puisi yang cukup menyentuh. Sebanyak 2.000 prajurit TNI yang datang pun tak sedikit yang merenungkan puisi karya sang jenderal. Berikut ini puisinya :

 

PRAJURIT

Jalan hidupmu adalah pilihan.

Tak perlu cemas dengan hari esokmu yang belum tentu.

Lalui saja hari ini dengan sabar hingga datang malam buatmu.

Engkau tak perlu mendambakan dunia yang serba neka.

Cukuplah merasa bahagia bila engkau mampu bertahan dengan beratnya kehidupan.

 

Engkau telah menukar masa remajamu yang penuh canda tawa,

Dengan perjuangan, ketabahan, dan keprihatinan yang mendalam.

 

Engkau tak bisa memiliki banyak harta,

Walaupun kecerdasanmu memungkinkannya.

Tak perlu merasa rendah diri bila engkau tak bisa bercerita tentang mobil-mobil yang ingin engkau miliki.

Karena bis atau truk cukup mengantarkanmu ke tempat yang ingin kau tuju.

 

Tak usah merasa kurang pengetahuan bila engkau tak tahu di mana tempat makan yang enak-enak, kafe-kafe dan resto-resto.

Karena makan hanyalah untuk membuatmu kuat berdiri dan berlari.

Walaupun makan siang dan malammu adalah nasi yang di masak dini hari.

Berbahagialah bila engkau mampu puasa, menahan diri di antara rekan-rekanmu yang berpesta -pora tiap hari.

 

Tak usah merasa penasaran bila engkau tak pernah merasakan nyamannya tidur di kamar hotel-hotel.

Bukankah engkau sering terlelap bila kau dapati rindangnya pohon atau tenda yang engkau dirikan?

 

Bila engkau tak memiliki bekal uang dalam sakumu, tetaplah percaya diri.

Bukankah udara, air dan matahari masih disediakan gratis buatmu?

Engkau tak perlu kehilangan senyum ceria.

 

Bila engkau tak sempat bertamasya melihat indahnya negeri dengan pesawat-pesawat,

Tak usah cemas, karena kamu akan mendapatkan pengalaman luar biasa dengan pesawat angkut yang kau tinggalkan saat pesawat itu masih di awan.

Bukankah engkau akan senang tak terkira bila payungmu terbuka dan engkau selamat ketika menginjakan kaki di tanah?

 

Bila hingar bingar dunia telah mereda, sering-seringlah engkau terjaga.

Dingin malam yang menembus sepatu, jaket dan topi bajamu, tak perlu membuat hatimu beku.

Peluk saja senjatamu dengan harapan….

Ketahuilah jawaban: “ Mengapa engkau lakukan semua ini…”

 

Bila engkau selesai melaksanakan tugas di tempat yang jauh, dan pulang membawa banyak luka.

Tidak usah merasa kecewa bila di bandara atau di stasiun tak ada yang menjemputmu, apalagi mengalungi bunga.

Kau boleh melenggang pulang dengan ransel dan pikulan barangmu.

Di perjalanan kau akan merasa cukup berarti, bila ada seseorang yang menantimu dengan kerinduan.

 

Bila engkau berhasil berbuat sesuatu dengan baik, tapi tidak dipuji…

Janganlah engkau berkecil hati.

Dan bila engkau melakukan sedikit kesalahan…, caci maki tak usah membuatmu sakit hati.

Milikilah perasaan yang lapang, lembut dan mesra,

berusahalah mempunyai sifat yang terpuji.

 

Jangan lupa engkau juga harus pandai memilih tempat berdiri,

Tempatmu bukanlah di tengah orang kaya, orang licik dan tamak,

Sebab mereka akan membeli jiwa besarmu dengan harga yang tidak seberapa.

 

Akrablah dengan orang kebanyakan, orang yang hidupnya prihatin, miskin dan papa.

Bila keadaan memaksamu untuk memilih, pilihlah tempat bersama mereka,

Gunakan tenaga dan budi baikmu, tanpa mengharap balas jasa ataupun sekedar ucapan terimakasih.

Semoga mereka akan berdo’a untuk kesejahteraan hidupmu.

 

Bila perjalanan hidup telah berakhir…, dan engkau temui kematian.

Jangan bersedih bila engkau dimakamkan di tanah sepi, yang tak pernah di kunjungi lagi.

Semoga dosamu diampuni dan amal baik menjadi penghiburmu.

 

Tetapi bila engkau sedikit beruntung…

Penguburan jasadmu akan di upacarakan…

Atasan, rekan dan bawahanmu, akan memberi penghormatan kebesaran buatmu….

Kisah hidupmu akan di bacakan….

Dan….peti matimu akan diselimuti kain berwarna…

Kain bendera yang selama hidup engkau bela...