Dirut PJT I Ingatkan Pentingnya Bangun Konsensus Bersama Jaga Sungai

01 Nov 2017
71 times
Dirut PJT I bersama Walikota Banjarmasin dan delegasi Jawa Timur dalam kegiatan Kongres Sungai Indonesia III Dirut PJT I bersama Walikota Banjarmasin dan delegasi Jawa Timur dalam kegiatan Kongres Sungai Indonesia III Foto : Maa

 

Apakabar.co.id (Banjarmasin) - Kondisi kualitas dan kuantitas air sungai di Indonesia kian memprihatinkan. Berbagai persoalan terkait sungai menjadi masalah kompleks yg terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Hal itu menjadi bahan dalam kajian diskusi panel dalam kegiatan Kongres Sungai Indonesia III Banjarmasin yang dimulai hari ini, Rabu (1/11).

Mengritisi persoalan tersebut, Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan memberikan pandangannya terkait persoalan sungai. "Persoalan sungai di setiap daerah pasti ada dan berbeda. Namun yang terpenting adalah kesadaran masyarakat dalam membangun konsensus bersama," kata Raymond saat ditemui di Banjarmasin.

Menurut dia, konsensus itu tidak dapat dilakukan sendiri oleh satu kelompok atau pemerintah saja. "Salah satu konsensus itu seperti yang dilakukan melalui kongres sungai seperti ini. Berbagai unsur bertemu yang memiliki kepedulian sama terhadap sungai," ungkapnya.

Baginya, hal sederhana yang dapat dilakukan setelah adanya konsensus adalah dengan menjaga sungai dan tidak mengotori sungai. "Yang sulit itu membangun kebersamaan. Tidak semua bisa. Namun dengan kebersamaan mulai dari kongres sungai pertama, kedua dan ketiga ini bisa melahirkan kesepakatan untuk bisa dilakukan bersama," tuturnya.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan, persoalan sungai bisa diselesaikan bersama. "Konsep one river one management ini harus bisa dilakukan. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri," kata Ibnu.

Ia menambahkan, setiap sungai di berbagai daerah punya karakterisitik dan masalah berbeda. Namun, lanjut dia, yang perlu diperhatikan adalah menjaga sungai agar tidak tercemar oleh limbah dan sampah. (maa) 

Rate this item
(0 votes)