Gubernur Jateng: Beli Apa Saja di Sungai Pasti Ada

02 Nov 2017
72 times

 

Apakabar.co.id (Banjarmasin) - "Sejak dulu itu saya tidak suka lihat orang buang sampah sembarangan di sungai. Selain itu uneg-uneg teman-teman tentang kotornya air sungai," ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  dalam pembukaan Kongres Sungai Indonesia Ke-lll tahun 2017 di Banjarmasin Kalsel.

Sungai itu, kata Ganjar, ibaratnya mini market yang lengkap dan semuanya ada. "Mau beli sayur ada, mau beli kasur ada, mau beli sepatu juga ada," kelakarnya.

Apa yang disampaikan orang nomor satu di Provinsi Jateng ini bukan tidak disengaja, melainkan memang disengaja serta merupakan pengalaman nyata yang merupakan gagasan dan pengalaman KSI Ke-1 yang dilaksanakan di Banjarnegara Jawa Tengah.

Ganjar juga berjanji nantinya akan membawa hasil KSI Ke-l hingga KSI Ke-lll untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi, sekaligus mengundang presiden untuk berkenan hadir di KSI Ke-lV di Jakarta.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Banjarmasin bertekad akan menjadi kota yang mempunyai sungai terindah di Indonesia. Tidak hanya itu, Ibnu juga meminta kepada pemerintah pusat agar Banjarmasin diberi kewenangan dari pemerintah pusat untuk mengatur perda tentang sungai.

Namun, kata Ibnu, apa yang diminta oleh Pemerintah Banjarmasin tidak dikabulkan oleh pusat. Tidak kalah menariknya adalah materi yang disampaikan oleh Dirjen Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (LHK) Karliansyah yakni dengan mengangkat tema strategi kemitraan lingkungan dengan tantangannya dalam implementasi pengendalian daerah aliran sungai dan hutan untuk kemakmuran bangsa.

Dimana pada intinya Karliansyah akan menindak tegas jika ada BUMN di bawah naungan pemerintah yang enggan ikut serta menjaga kelestarian lingkungan. "Jangan takut, laporkan ke saya. Pasti nanti akan saya tindak dengan tegas," janjinya. (ono)

Rate this item
(0 votes)