Kadis DLH Provinsi Jatim Sedih Lihat Kondisi Kali Pelayaran

25 Mar 2018
172 times
Relawan dari mahasiswi Umaha saat membersikan sampah di Kali Pelayaran Sidoarjo Relawan dari mahasiswi Umaha saat membersikan sampah di Kali Pelayaran Sidoarjo Foto : Imam Suroso

Apakabar.co.id (Sidoarjo) - Kondisi sungai atau kali Pelayaran Sidoarjo memang sangat mengenaskan. Selain baunya menusuk hidung, air sungai yang warnanya hitam pekat ini juga berfungsi menjadi tempat sampah.

Pagi tadi, ratusan relawan mulai dari pelajar SLTP, SLTA, pramuka, Mapala mahasiswa Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo, serta aktivis peduli lingkungan lainnya rame-rame mencebur ke sungai Pelayaran guna membersihkan sampah.

Vio Yosiana selaku ketua pelaksana kegiatan ini didampingi Dinda Mayanti Rosita mengaku, kegiatan sosial ini dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia tepat pada setiap 22 Maret.

"Kami berjumlah sekitar 400 personil dari berbagai UKM. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan air di sungai Pelayaran," kata Vio.

"Sepertinya warga yang tinggal di sekitar sungai sepertinya belum sadar bahwa air sungai di depan rumah mereka itu adalah sebagai bahan baku air minum. Kenapa oknum warga masih membuang sampah di sungai, padahal sungai bukan tempat sampah," imbuh Dinda.

"Saya berharap instansi terkait juga membantu mengeruk sungai, agar lebih bersih," pinta Vio dan Dinda.

Sukma pelajar kelas X SMK YPM 3 ikut mencebur ke sungai beserta teman-temannya. Para pelajar berparas cantik ini tanpa sarung tangan tidak merasa jijik ketika mengambil sampah kemudian memasukkannya ke kantong.

"Saya merasa senang bisa membantu membersihkan sampah di sungai ini, meski bau," guraunya polos.

Didik Harimuko selaku Komandan Garda Lingkungan Jatim melalui apakabar.co.id menghimbau kesadaran warga sekitar.

"Meski tidak ada warga yang ikut berpartisipasi, namun kami ingin ke depan warga bisa mengerti tentang air bersih, ke depan warga bisa mengerti tentang kelestarian air sungai yang ada di sekitar mereka dan yang ada di Sidoarjo," harapnya.

Masih Didik, ikut hadir dalam acara ini Garda Lingkungan Jatim, LSM Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sidoarjo, serta dimotori oleh DLH Provinsi Jatim.

Sementara Kadis DLH Provinsi Jatim, Diah Susilowati yang datang langsung sejak pagi di lokasi mengaku prihatin dengan kondisi sungai pelayaran.

"Sebenarnya membersihkan sungai ini bukan tugas mahasiswa UMAHA, melainkan menjadi tugas semuanya instansi terkait baik provinsi maupun kabupaten Sidoarjo. Dalam waktu dekat nanti inshaa Alloh kita akan agendakan lagi," tutur Diah, sembari bergumam kenapa Kabupaten Sidoarjo bisa meraih Adipura. (ono)

Rate this item
(0 votes)