Warga Tiga Desa Panen Ikan Mabuk Diduga Keracunan Limbah

27 Mar 2018
96 times
Warga saat panen ikan Warga saat panen ikan Foto : Imam Suroso

Apakabar.co.id (Mojokerto) - Beberapa warga di tiga desa mendadak panen ikan. Warga di tiga desa yang tinggal di bantaran sungai itu adalah Desa Singkalan, Ciro dan Desa Wonokarang.

Sekitar pukul 09.00 warga mulai berebut ikan Keting, Bader, Mujair dan ikan pembersih kaca yang terlihat mabuk. Diduga kuat ikan itu tercemar limbah cair Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) dari Tjiwi Kimia.

Adalah Ngatsun dan Cipto, warga Wonokarang memberikan pengakuannya kepada apakabar.co.id. "Saya sangat prihatin dengan pembuangan limbah seperti ini, mengharap pihak terkait menindak tegas. Bukan hanya sekarang bahkan dari dulu sudah sering," terangnya.

"Karena diduga pengaruh limbah pabrik Tjiwi Kimia, tidak sedikit sumur warga kondisinya airnya sudah tidak bersih. Warna air sumurnya kuning sehingga tidak layak dikonsumsi. Jangankan untuk diminum, buat cuci saja harus pakai cytrun," bebernya.

Di tempat terpisah, warga lainnya juga menyesalkan dugaan pencemaran sungai ini. "Biasanya banyak orang mancing sampai malam, namun habis ini pasti sepi," keluhnya.

Sementara anggota senior LSM Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH), Samsul Hadi mengatakan, pihaknya telah menghubungi Tjiwi Kimia. Namun informasinya, pihak Tjiwi enggan mengakuinya. Pantauan personil Garda Lingkungan dan Apakabar.co.id di lapangan mengetahui mulai sekitar pukul 09.00 WIB ikan mulai mabuk, hingga pukul 14.00 WIB.

Informasi ikan munggut pun disampaikan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim melalui grup whatsapp Tim Patroli Air Jatim. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban resmi dan tindak lanjut atas laporan masyarakat di Kab Sidoarjo tersebut. (roso)

Rate this item
(0 votes)