Kali Surabaya Tercemar Limbah B3 dari Bengkel Dump Truk PT Sinar Maju

20 Apr 2018
99 times
Gatot saat di lokasi pembuanagn limbah B3 oli bekas Gatot saat di lokasi pembuanagn limbah B3 oli bekas Foto : Wahyudiono

Apakabar.co.id (Surabaya) - Meski belum lama berdiri, keberadaan bengkel dump truk PT Sinar Maju berpotensi mencemari kali Surabaya. Tim Patroli Air Jatim kemarin, Kamis (19/4) melihat langsung sampah berserakan di belakang bengkel di kawasan jalan raya Mastrip Kebraon ini.

Selain limbah padat, tim baik yang melalui jalur darat maupun yang menyusuri sungai juga menemukan adanya limbah cair Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) berupa sisa oli yang dibuang di bekas kolam ikan lele berukuran sedang.

Adalah Gatot, bagian kebersihan bengkel dump truk PT Sinar Maju ketika ditanya anggota tim, dengan sangat yakin membantah jika tempatnya bekerja tersebut tidak tidak pernah membuang limbah.

"Saya bagian kebersihan di sini yang dipercaya bos cukup lama. Setiap hari tugas saya ya membersihkan kotoran di tempat ini. Seperti sisa oli ini saya semprot dengan air, begitu juga yang lain juga saya bersihkan. Apa itu salah?" protesnya.

"Meski saya orang bodoh yang hanya lulusan sekolah dasar, tetapi terus terang, saya tidak terima jika dikatakan membuang limbah sembarangan. Ini bukan limbah, tetapi sisa oli yang saya bersihkan dan mengalir di kolam. Dan ini juga bukan limbah, tetapi sampah," gerutunya, sembari menunjukkan sampah kering yang berserakan, serta bekas oli yang sudah tercampur air.

"Kalau limbah itu tidak begini, tetapi disembunyikan. Lha kalau saya ini kan terang-terangan," ketus Gatot, yang terlihat ketakutan.

Imam Rochani selaku Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH), Ainul Huri bidang Penaatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, Didik Harimuko yang dikenal sebagai Komandan Garda Lingkungan Jatim serta anggota tim patroli air Jatim lainnya dengan sabar memberikan pemahaman tentang pengertian limbah kepada Gatot.

"Begini pak Gatot, bapak tidak salah melaksanakan tugas di bagian kebersihan. Tetapi caranya itu yang kurang benar. Coba bapak lihat itu! Sampah yang bapak maksud seperti majun yang terkena oli, plastik dan lainnya itu adalah limbah padat B3. Sedangkan air bercampur sisa oli itu adalah limbah cair B3. Limbah tersebut sangat rawan mencemari sungai. Terlebih tembok kolam sudah jebol dan belum lagi kalau turun hujan. Tetapi bapak tidak usah takut, karena tim patroli ini lebih mengutamakan pembinaan," terang Ainul.

Fitri, dari DLH Jatim kemudian membuatkan berita acara yang diketahui Beberapa tim patroli lainnya dan ditandatangani oleh Rehan, mewakili Sinar Maju. Tim patroli berpesan agar menyampaikan kepada bos atau pimpinan PT Sinar Maju, terkait sidak tim patroli air. Selanjutnya pimpinan PT Sinar Maju akan dipanggil DLH Jatim untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Sedangkan menurut Rehan, oli bekas memang sengaja tidak dibuang, melainkan ditampung di drum besar. "Dalam waktu satu bulan, oli bekas akan terkumpul sebanyak satu drum. Ketika di bengkel ini sudah tidak ada dump truk sama sekali, barulah kami membakar filter bekas di dalam drum," ungkap Rehan.

Perlu diketahui, PT Sinar Maju yang berpusat di Perak Surabaya ini kini memiliki dump truk sebanyak 140 armada. Namun kapasitas armada yang mampu ditampung di bengkel ini tidak lebih dari 15 armada. (ono)

Rate this item
(0 votes)