80 Anggota Polrestabes Surabaya Dapat Reward dari Kombes M Iqbal

28 Nov 2017
45 times

Apakabar.co.id (Surabaya) - Di akhir masa jabatannya sebagai Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal memberikan penghargaan kepada 80 anggota yang berprestasi. Pemberian penghargaan yang dilakukan di lapangan apel Mapolrestabes Surabaya, Selasa (28/11).

Penyerahan penghargaan dilakukan Iqbal di hari-hari terakhirnya sebelum nantinya menjabat sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Karopenmas Polri). Calon jenderal polisi bintang satu itu mengatakan, penyerahan penghargaan merupakan kalender rutin setiap triwulan sekali.

Tujuannya, kata dia, yakni melakukan proses pembinaan lewat reward (penghargaan) dan punishment (hukuman). Untuk punishment, Iqbal mengaku sudah melakukan sidang disiplin dan sidang kode etik.

"Ketika mereka melakukan pelanggaran, kami siap menindak tegas agar organisasi ini tetap sehat. Di lain sisi pihaknya juga memberikan reward kepada anggota yang berhasil maupun berprestasi dalam mengemban tugas," jelasnya.

Di akhir tugasnya sebagai Kapolrestabes Surabaya, ia juga minta maaf jika ada kesalahan, baik disengaja maupun tidak. "Dipenghujung tugas ini, Alhamdulillah saya masih bisa memberikan penghargaan bagi anggota yang berprestasi. Pesan saya, tetap tingkatkan kemampuan kinerja dan tetap menjadi pengayom bagi masyarakat," kata Kombes Iqbal.

Ia menjelaskan, penghargaan ini nantinya akan tercatat di dalam curriculum vitae masing-masing anggota. Tujuannya untuk membentuk karakter anggota dalam melakukan proses pembinaan. Terutama untuk memberikan semangat kerja bagi rekan-rekan satuan Reserse Kriminal (Reskrim), Reserse Narkoba (Resnarkoba), Sat Sabhara dan Bidang Humas Cyber.

Penghargaan juga diberikan kepada bagian operasional, bagian perencanaan dan sebagainya. Pihaknya juga menghargai kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tugasnya melakukan administrasi, menyusun daftar gaji, dan menyusun usulan kenaikan pangkat.

"Para ASN ini juga berperan penting bagi anggota jajaran. Kalau dalam kinerjanya bagus, mereka juga berhak mendapatkan penghargaan. Jika mereka tidak disiplin, akan kita pindah dengan tegas. Sedangkan kalau berprestasi kita beri penghargaan," jelasnya.

Bagi masyarakat, sambung Iqbal, ketika misalnya ada proses reward dan punishment, maka performa kinerja petugas untuk mengayomi masyatakat semakin meningkat. Masyarakat akan merasakan bagaimana mendapat perhatian petugas saat melakukan patroli dan menyambangi mereka. (maa)

Rate this item
(0 votes)