Komunitas Hacker Diperbantukan Pantau Pilkada

28 Nov 2017
52 times
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin Foto : MAA

Apakabar.co.id (Surabaya) - Berkembangnya media siber dan media sosial menjadi salah satu sarana kampanye bagi pasangan calon yang maju dalam perhelatan Pilkada. Namun dalam prakteknya, masih banyak bermunculan kampanye hitam yang menyudutkan pasangan calon lain melalui dunia maya tersebut.

Untuk mengantisipasi dan mengatasi kampanye hitam dan penyebaran informasi hoax atau bohong saat Pilkada Serentak 2018, Polda Jatim kini mulai merangkul komunitas hacker. Para peretas situs website itu diajak untuk ikut mengawasi dunia maya membantu kinerja tim cyber Polda Jatim.

"Kalau ada yang sebarkan berita hoax atau melakukan black campaign (kampanye hitam) maka akan kita take down (lumpuhkan). Dinamika selama Pilkada pasti akan terus berkembang dan ini menjadi salah satu langkah antisipasi," kata Kapolda Jatim, Irjenpol Machfud Arifin, Selasa (28/11).

Ia menjelaskan, pengamanan juga dilakukan untuk menjaga situs website KPU. "Para hacker ini sudah kita minta untuk bantu kita. Mereka ikut menjaga mengamankan dan memantau jika ada yang ingin menyerang atau menyebar info hoax lewat media online atau media sosial. Termasuk mengamankan data pemilu," tuturnya.

Jenderal polisi bintang dua tersebut juga menegaskan langkah antisipasi jika terjadi serangan siber kini sudah disiapkan. "Titik kemungkinan terjelek juga kita antisipasi. Semua kita sentuh termasuk menggandeng KPU," ujarnya.

Menurutnya, untuk mengatasi masalah terkait siber ini harus dilakukan oleh polisi khusus TI (teknologi informasi). "Gak bisa kalau pantau dunia maya ini disiagakan Brimob. Polri bukan hanya kekuatan senjata. Harus ada polisi khusus yang sekarang sudah mulai kami rintis dengan dibentuk Subdit khusus Cyber Crime," ujarnya. (maa)

Rate this item
(0 votes)