Andi Anak Penderita Cerebral Palsy Akhirnya Senyum Bahagia

05 Dec 2017
80 times

Apakabar.co.id (Probolinggo) - Wujud nyata kinerja Polri bukan hanya memberantas narkoba dan menangkap pelaku tindak kejahatan. Namun berbeda halnya dengan Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad yang mendatangi penderita Cerebral Palsy (gangguan gerak yang mempengaruhi otot) tepatnya di Dusun Krajan, Desa atau Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Salah satunya adalah Andi Husna (20 tahun). Sejak lahir Andi tidak pernah menyentuh dunia pendidikan. Oleh karenanya, Andi mengalami kelainan dan tidak seperti anak pada umumnya.

Apalagi, semenjak Andi menginjak usia 3 tahun, ayahnya Andi bernama Abu meninggal dunia dan kini ia tinggal bersama ibunya bernama Tutik (38 tahun) beserta neneknya Supari (74 tahun).

Fadly didampingi Dokter Kesehatan Polres Probolinggo Aiptu Hendro, Kapolsek Lumbang AKP Bambang Soegiharto mengajari Andi untuk mewarnai satu persatu buku gambar. Kedatangan mantan Kapolres Tuban ini juga membuat Andi merasa senang.

“Kami selain menjadi Polisi juga menjadi guru privat selama satu hari menemani dan mengajari Andi,” papar perwira dua melati di pundak ini.

Ditempat terpisah Tutik orang tua Andi menyampaikan, sejak baru lahirnya putra semata wayangnya tersebut tidak normal. “Ada kelainan pada anak saya Andi ini. Kalau mau keluar rumah Andi ini ngesot di lantai,”tuturnya meneteskan air matanya di depan Kapolres.

Sering kali, putranya tersebut digendong jika ingin keluar rumah untuk menghirup udara segar. “Sedangkan saya sendiri sakit-sakitan pak. Jadi sudah tidak kuat gendong Andi lagi,”ungkap Tutik.

Masih kata Tutik, untuk makan setiap hari menggantungkan penghasilan dari menjual nasi bungkus ke sekolah-sekolah dengan penghasilan hanya Rp 15 ribu setiap hari. “Mau berobat saja sudah susah, cukup-cukup buat makan,” ujarnya.

Mendengar rintihan Tutik orang tua Andi, Fadly Samad memberikan kursi roda kepada Andi dan sejumlah uang beserta peralatan menggambar. Dalam kunjungan itu, Andi juga tampak bahagia dengan duduk di atas kursi roda pemberian Kapolres.

Bahkan, Kapolres yang dikenal dermawan dan suka membantu ini menyampaikan, kursi roda beserta sejumlah uang yang di berikan kepada Andi merupakan bentuk kepedulian dan tali asih Polres Probolinggo kepada masyarakat.

“Jadi anggota itu menyisihkan uangnya setiap hari dan terkumpul, sehingga kita belikan kebutuhan warga yang benar-benar membutuhkan,”bebernya.

Kapolres berpesan kepada Tutik orang tua Andi jika anaknya merupakan anak yang diberi kelebihan juga mukjizat tersendiri dari Allah SWT. “Saya titip ya Bu. Pasti ada hikmahnya di balik ini semua Insha Allah kita yakini,” pungkasnya. (lia/wie)

Rate this item
(0 votes)