Kepala Kantor Imigrasi Klas 1 Tanjung Perak Layak Diperiksa Polisi

08 Dec 2017
97 times
Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Foto : Wahyudiono

 

Apakabar.co.id (Surabaya) - Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Surabaya belum lama ini tersandung masalah pungutan liar. Namun siapa sangka, di kantor imigrasi ini sebenarnya ada kasus lain yang harus dikuak oleh pihak kepolisian yakni adanya dugaan pemalsuan dokumen.

Ironisnya, dugaan pemalsuan dokumen ini dilakukan oleh oknum biro jasa (calo) yang bekerjasama dengan oknum pejabat imigrasi, dan hal ini ditengarai sudah berjalan cukup lama sehingga rawan menimbulkan adanya pungutan liar.

Warga Penjalinan Blega Bangkalan Madura, Muhlisin (38) menjadi korban pemalsuan dokumen rekomendasi yang Departemen Agama Kabupaten Bangkalan yang dipalsukan oknum calo untuk kelengkapan paspor.

"Saya ini hanya punya itikad baik untuk melakukan umroh ke tanah suci, tidak ada niatan untuk melakukan pemalsuan dokumen," kata Muhlisin.

"Kasus pemalsuan dokumen ini terungkap setelah ada OTT terkait adanya pungutan liar di Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Surabaya. Sekali lagi, saya ini hanya korban, dan mengapa oknum calo imigrasi serta biro jasa perjalanan umroh dan haji, tidak dikenakan sanksi?" protesnya.

"Mengapa orang wasdakim hanya menyalahkan saya, tetapi tidak menindak para calo? Coba dibuka lagi data pemohon paspor yang digarap oleh calo yang menggarap paspor saya, atau calo lainnya! Saya yakin, masih banyak dokumen lain yang diduga dipalsukan, dan ini sudah mengarah ke pidana," tandasnya.

Kepala Kantor Imigrasi klas 1 Tanjung Perak Surabaya, Romi Yudianto, hingga kini belum bisa dikonfirmasi. Salah satu LSM di Surabaya mengatakan, jika apa yang dikatakan Muhlisin tentang dugaan banyaknya pemalsuan paspor itu benar, maka Romi memang pantas diperiksa polisi!" Serunya. (ono)

Rate this item
(0 votes)