“Jenderal Sudirman” Kembali Pimpin Perang Gerilya

15 Dec 2017
55 times
Sosio Drama Jenderal Sudirman di Makodam V Brawijaya Sosio Drama Jenderal Sudirman di Makodam V Brawijaya Foto : MAA

Apakabar.co.id (Surabaya) – Salah satu pahlawan nasional, Jenderal Sudirman menaiki kuda coklatnya untuk menemui Presiden RI pertama, Soekarno. Perbincangan keduanya membahas perihal serangan dan perlawanan terhadap penjajah Belanda. Perang gerilya pun akhirnya dilakukan oleh pimpinan tentara Indonesia tersebut guna mengalahkan pasukan Belanda.

Hingga saat Soekarno membacakan teks Proklamasi pun, di saat rakyat bersorak gembira, peperangpun masih terus terjadi. Ketika perang, hampir 10 kali ledakan bom menggema. Banyak korban jiwa berjatuhan baik dari rakyat dan tentara Indonesia atau dari pasukan tentara Belanda.

Kendaraan tempur tentara Belanda pun dihentikan oleh pasukan Jenderal Sudirman yang juga muncul dengan ditandu oleh prajuritnya. Kemunculan Jenderal Sudirman dengan serangkaian kalimat heroik tentang peran tentara Indonesia pun berkumandang.

“Tentara Indonesia bukan milik satu kelompok tertentu atau perorangan. Tentara Indonesia lahir dari rakyat dan akan selalu bersama dengan rakyat,” tegas Jenderal Sudirman. Serangkaian peristiwa yang pernah menjadi sejarah Bangsa Indonesia itu ditampilkan ulang dalam sosio drama di Makodam V Brawijaya saat Peringatan Hari Juang Kartika, Jumat (15/12).

Sosio drama dilakonkan oleh ribuan siswa siswi dan prajurit TNI dari jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya. "Ceritanya bagaimana perjuangan Sudirman dan kepahlawanan pada saat perjuangan kemerdekaan," kata Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman.

Tidak hanya undangan yang tampak antusias melihat sosiodrama ini, masyarakat sekitar Kodam V Brawijaya juga tak ingin ketinggalan, dan berkesempatan menyaksikan secara live show perjuangan Jenderal Sudirman saat itu.

Selain itu, sejumlah pertunjukan yang disuguhkan pada peringatan Hari Juang Kartika ini antara lain, pertunjukan bela diri militer dan selanjutnya ada terjun payung yang terdiri dari Angkatan Darat Angkatan Laut dan dari Angkatan Udara. “Setelah itu malamnya akan melaksanakan malam hiburan untuk masyarakat di Lapangan Makodam V Brawijaya,” pungkas mantan Gubernur Akmil tersebut. (maa)

Rate this item
(0 votes)