Legenda Baru, KRI Bima Suci Tiba di Koarmatim

15 Dec 2017
66 times
LEGENDA BARU KRI BIMA SUCI TIBA  DI KOARMATIM LEGENDA BARU KRI BIMA SUCI TIBA DI KOARMATIM Foto : MAA

Apakabar.co.id (Surabaya) – Sang legenda baru, KRI Bima Suci kini bersandar di Koarmatim, Ujung Surabaya, Jumat (15/12). Kapal layar latih baru tersebut menggantikan peran kapal KRI yang cukup melegenda, yakni KRI Dewaruci. Kedatangan KRI Bima Suci diasmbut langsung Pangarmatim, Laksamana Muda TNI Didik Setiyono didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armatim, Ny Retno Didik Setiyono.

KRI Bima Suci yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Widyatmoko Baruno Aji tersebut dibuat di Galangan Freire Shipyard, Vigo Spanyol. First Stell Cutting dilaksanakan tanggal 16 November 2015, Keel Laying 27 Januari 2016, dan launching tanggal 17 Oktober 2016.

Sejak tanggal 18 September 2017, KRI Bima Suci masuk dalam jajaran Koarmatim dan diresmikan sebagai kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang memiliki panjang 111,2 Meter dan Lebar : 13,65 Meter.

Pangarmatim mengucapkan selamat datang kepada Komandan KRI Bima Suci yang berhasil membawa 66 orang ABK, 93 orang Taruna/i AAL, dan 9 Perwira Satlat Kartika Jala Krida (KJK) 2017 dengan pimpinan Komandan Satlat KJK 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah M.Tr (Han). Selanjutnya, KDJAT memberikan pengalungan bunga kepada Komandan KRI Letkol Widyatmoko yang dilanjutkan kunjungan ke KRI Bima Suci.

Laksda Didik dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengarahan kepada ABK KRI Bima Suci dan Taruna/i AAL Angkatan 64 bahwa, semua dalam keadaan sehat walafiat setelah melalui perjalanan panjang menuju Indonesia. “Setelah kembali di Pangkalan saya bangga kepada ABK, dan berharap semua ABK dapat mempertanggungjawabkan dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai anggota KRI Bima Suci. Karena anggota KRI disini merupakan instruktur para Kadet AAL,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi yang mengaku bangga kepada Taruna AAL yang melaksanakan KJK 2017 dengan sukses dan lancar. Sebelum mengakhiri pengarahannya, Pangarmatim berpesan kepada Danmentar AAL agar membuat produk berupa buku perjalanan KRI Bima Suci dari Spanyol menuju Indonesia.

“Saya yakin kenangan manis suatu saat akan membuat kalian tidak pernah lupa bahwa KRI Bima Suci merupakan bagian sejarah TNI Angkatan Laut”.

KRI Bima Suci kembali ke Indonesia mulai tanggal 18 September 2017 Tolak dari Vigo, Spanyol, 28 September-1 Oktober 2017 Chivitavecchia Italy, 7-10 Oktober 2017 Portsaid Mesir, 4-18 Oktober 2017 Jeddah Arab Saudi, 30 Oktober-2 November 2017 Colombo Srilanka, 8-11 November 2017 Padang, 16-22 November 2017 Jakarta, 28 November-5 Desember 2017 Sabang, 7-10 Desember Batam dan Surabaya 15 Desember 2017. (maa)

Rate this item
(0 votes)