Warga Tampingmojo dan LSM MAJASI Datangi Kejari dan Polres Jombang

13 Feb 2018
386 times
Warga Tampingmojo dan LSM MAJASI Datangi Kejari dan Polres Jombang Foto : Har

Apakabar.co.id (Jombang) - Sejumlah warga Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang siang tadi ngeluruk Kejari dan Polres Jombang. Warga tidak sendirian,  melainkan didampingi Ali Sutomo selaku Ketua LSM Masyarakat Jombang Anti Korupsi (MAJASI) senin (12/2).

Kedatangan mereka hendak menanyakan soal tindak lanjut dugaan tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan wewenang dalam kegiatan pengelolaan tanah kas desa dan pembangunan jalan rabat beton tahun 2015 di Desa Tampingmojo, yang kian lama tak kunjung ada kejelasan/kepastian.

Warga yang tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, ditemui oleh Siswoyo dan Indra Subrata.

Sucipto, salah satu warga ketika bertemu dengan dua orang tersebut menanyakan, sudah sampai sejauh mana kelengkapan berkas perkara tersebut.

"Kejari terkesan mengulur waktu untuk menyempurnakan (P-21) kasus tersebut," ujarnya menduga.

Dugaan tersebut dengan jawaban Siswoyo dan Indra Subrata yakni mereka menjelaskan bahwa berkas masih dikembalikan ke penyidik polres, dan dijelaskan bahwa pihaknya masih menunggu penyidik polres untuk melengkapi berkas perkara itu.

Sementara ketika Ali menanyakan sudah berapa kali berkas dikembalikan ke penyidik polres? Siswoyo dan Indra Subrata pun enggan menjawab pertanyaan itu. Justru, mereka balik bertanya siapa penyidik dan jaksa yang menangani perkara tersebut. Hal inilah yang menyulut warga Desa Tampingmojo seakan-akan perkara ini diulur-ulur terus.

Dikatakan Ali, warga Desa sebenarnya meminta agar dalam penegakan supremasi hukum, posisi kepolisian yang berwenang melakukan penyidikan dan kejaksaan yang melakukan penuntutan adalah sangat penting dalam mewujudkan hukum "in concreto", agar dalam perkara ini warga Tampingmojo merasa terjamin rasa keadilannya.

Tak puas dengan jawaban dari Kejaksaan Negeri Jombang, warga dan Ali beranjak ke Polres Jombang. Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi yang meluangkan waktu untuk menemui warga Desa Tampingmojo dan Ali menjelaskan, “Kelengkapan berkas perkara sudah tiga kali ini dikembalikan oleh kejari dan masih diperbaiki serta menunggu hasil audit fisik di lapangan, karena dari kejari meminta untuk diaudit fisik," tandasnya.(Har/Is)

Rate this item
(1 Vote)