Rita Mimpi Ditemui Albar Anaknya yang Tewas Diduga Dibunuh Empat Orang

02 Mar 2018
216 times
Rita Muztahida, ibu M Albar Mahendra, bocah di Sidoarjo yang tewas diduga akibat penganiayaan dengan senjata tajam Rita Muztahida, ibu M Albar Mahendra, bocah di Sidoarjo yang tewas diduga akibat penganiayaan dengan senjata tajam Foto : MAA

Apakabar.co.id (Surabaya) – Kematian M Albar Mahendra, bocah 13 tahun asal Desa Gelam, Kecamatan Candi Sidoarjo pada tanggal 12 Desember 2017 lalu masih menjadi misteri. Rita Muztahida, ibu korban mengaku sempat melakukan sholat Istigharah untuk meminta petunjuk Allah SWT atas kematian putra sulungnya yang diduga kuat tewas akibat dianiaya senjata tajam.

“Saya sempat Istigharah dan saya dapat petunjuk dari mimpi. Anak saya, saya tanyai apakah meninggal karena dianiaya empat orang? Lalu Albar menjawab dengan anggukan kepala,” ungkap Rita saat ditemui di SPKT Polda Jatim, Jumat (2/3).

Bahkan melalui mimpi itu, Rita mengaku jasad putranya tersebut yang sudah dimakamkan lebih dari dua bulan itu kini masih dalam keaadaan utuh. Atas petunjuk itu, wanita berjilbab itu membulatkan tekadnya untuk melaporkan pada Polda Jatim atas tewasnya Albar.

Kematian Albar terjadi tanggal 12 Desember 2017 silam. Sekira pukul 15.40 Wib, korban yang berpamitan kepada orang tuanya untuk keluar rumah mengendarai motor dengan alasan hendak membeli gorengan atau camilan. Sekira pukul 16.30 Wib, orang tua korban mendapat informasi dari warga jika M Albar Mahendra ditemukan tergeletak dalam kondisi luka parah di Jalan Dusun Kedinding.

Mendapat informasi tersebut, orang tua korban kemudian mendatangi lokasi tempat Albar ditemukan. Dengan dibantu warga yang berada dilokasi, Rita Muztahida, ibu korban langsung membawa Albar yang dalam keadaan luka parah ke UGD RSUD Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan dokter dan perawat yang menangani saat itu menyatakan, luka-luka yang ada di kepala dan tubuh Albar diduga kuat merupakan akibat penganiayaan dan bukan merupakan akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah menjalani perawatan beberapa jam, sekira pukul 22.30 WIB, Albar akhirnya meninggal dunia. (maa)

Rate this item
(0 votes)