Anggota Komisi C DPRD Surabaya Ini Heran Ketika Datangi Kiai Waru Gunung, Simak Keanehannya!

18 Mar 2018
122 times
Vinsensius Awey bersama warga Karang Pilang Vinsensius Awey bersama warga Karang Pilang Foto : Wahyudiono

Apakabar.co.id (Surabaya) - "Saya pernah datang ke rumah kiai Mutarom di Waru Gunung Surabaya. Rumahnya persis di sebelah masjid Taqwa," ujar Vinsensius Awey. Namun Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini mengaku heran dengan keanehan warga setempat.

"Warga tidak minta jalan dipaving dan lainnya, tapi hanya minta air. Aneh kan? Masalahnya di Waru Gunung sangat kekurangan air bersih," terang Awey, nama panggilan politisi dari partai Nasdem ini.

Padahal, lanjut Awey, meski rumah mereka dekat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). "Namun air PDAM lebih dialokasikan ke tengah kota," paparnya.

"Setelah saya perjuangkan nasib warga, akhirnya tiga tahun kemudian keinginan warga baru bisa terwujud. kedatangan saya ke kiai Mutarom ini pada tahun 2014 lalu," tandas Awey, ketika hadir di tengah warga RW 1, Kelurahan Karangpilang Surabaya, dalam acara rembuk lingkungan yang dimotori oleh Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) dan Garda Lingkungan, tadi malam.

Kepada warga setempat, Awey juga menegaskan bahwa kedatangannya di Karangpilang tersebut tidak ada kaitannya dengan transaksional politik.

Awey secara blak-blakan di depan warga pinggir kali ini juga mengaku, dirinya tidak mengiyakan permintaan ketua setempat, agar kelak sampai anak cucu bisa tinggal di rumah yang kini mereka tempati. "Saya tidak mengiyakan permintaan pak RT. Kalau bisa cukup anda saja yang tinggal di tempat seperti ini, dan mudah-mudahan anak-anak anda kelak bisa jadi orang sukses mengajak anda pindah ke tempat yang lebih bagus dari sekarang ini," tutur Awey.

Selain Awey, ada juga Prapto, perwakilan dari Perum Jasa Tirta (PJT 1), perangkat kampung serta anggota Polsek Karangpilang. Pakar hukum lingkungan Unair sebenarnya juga dijadualkan hadir dalam acara sederhana itu, namun batal karena ada halangan. (ono)

Rate this item
(0 votes)