16 Unit Pemadam Kebakaran Diturunkan Atasi Kebakaran TP 6

11 Apr 2018
104 times
16 Unit Pemadam Kebakaran Diturunkan Atasi Kebakaran TP 6 Foto : Alia

Apakabar.co.id (Surabaya) - Warga Kota Surabaya dikejutkan adanya asap tebal tiba-tiba keluar dari gedung Tunjungan Plaza (TP) 6 lantai 13. Namun,setelah ditelusuri ternyata asap tebal tersebut berasal gudang material yang menjadi bagian proyek pengembangan pusat perbelanjaan serta membuat sejumlah pengunjung berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun apakabar.co.id di lokasi kejadian pertama kali muncul asap sekiranya pukul 12.50 wib dan asap berwarna hitam pekat tersebut berada di lantai 13 Tunjungan Plaza.

Salah seorang warga bernama Zainal (50 th) warga Jalan Tunjungan menceritakan, awal mula saat diketahui adanya kebakaran ketika dirinya lagi duduk di depan Jalan Tunjungan 86. Saat itu banyak pengendara roda dua berhenti melihat ke atas sambil menunjuk ke arah asap berwarna hitam pekat dan ternyata benar adanya kebakaran di Tunjungan Plaza lantai 13.

Lantas kemudian, tak berselang lama mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi juga sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung masuk ke dalam TP6 lantai 13. Berdasarkan pengamatan apakabar.co.id di lokasi kejadian, ada sekitar 16 unit mobil pemadam kebakaran berjajar di sepanjang Jalan Embong Malang.

Bahkan, ada salah satu mobil kebakaran yang ikut membantu adalah Bronto Skylift F 104 HLA dan ini merupakan aksi perdana mobil buatan Finlandia tersebut telah diresmikan Tri Rismaharini Walikota Surabaya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oeratmangun menjelaskan, salah mobil jenis Bronto Skylift dirancang khusus mengatasi kebakaran di gedung bertingkat dimana tangganya bisa menjangkau ketinggian 104 meter.

“Kendala yang dihadapi Bronto Skylift adalah angin cukup kencang saat akan memadamkan api. Namun petugas tidak hanya memadamkan api dari luarnya saja dan juga masuk ke dalam TP 6 lantai 13,” papar Chandra kepada awak media.

Kanit Lantas Polsek Tegalsari, AKP H Iswanto menuturkan, pihaknya membantu proses kelancaran pemadaman api dibantu oleh anggota Satlantas Polrestabes Surabaya dan anggota Unit Lalin Polsek Tegalsari. Petugas menutup sepanjang jalan embong malang sekitar 30 menit dan kendaraan arah dari Jalan Basuki Rahmad harus dialihkan ke Jalan Gubernur Suryo agar kendaraan tidak terkunci serta macet,” pungkasnya. (lia)

Rate this item
(0 votes)