Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kecamatan Tlogosari

10 Dec 2017
65 times
Hardi Susilo Hardi Susilo Foto : Mukhlis

 

Apakabar.co.id (Bondowoso) -  Anggota DPR RI Terus Perkuat Ketahanan NKRI melalui Sosialisasi 4 Pilar Bondowoso- Usianya memang sudah tidak muda lagi.  Namun, usia itu tak menyebabkan Hardi Susilo, salah satu anggota DPR RI dari fraksi Golkar itu tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk terus terjun dan menyapa sejumlah konstituennya di daerah Pemilihan III Jawa Timur yang meliputi Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo.

Sabtu, (9/12) pagi kemarin, Hardi Susilo mengadakan pertemuan dengan sejumlah warga yang dikemas dengan sosialisasi 4 pilar MPR RI di pendopo kantor Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso. Sebelumnya, ia juga melakukan sosialisasi 4 pilar MPR RI di Kecamatan Pujer, Bondowoso.

Seusai itu, pria tersebut bergerak ke Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo dalam agenda yang sama. Di depan seluruh peserta yang hadir saat itu, Hardi Susilo menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan orang orang yang hendak mengganggu keutuhan NKRI.

"Jika dahulu negeri ini dijajah oleh Jepang dan Belanja melalui serangan fisik dan intimidasi, namun saat ini, negeri kita sedang dijajah melalui berbagai serangan yang diantaranya melalui saluran telekomunikasi. Mereka juga mempengaruhi idiologi generasi penerus bangsa. Serangan melalui media telekomunikasi dan media sosial lainnya itu menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Oleh karenanya, perlu ditanamkan semangat cinta tanah air sehingga serangan apapun yang masuk akan mampu dihindari," ujarnya.

Hardi Susilo juga membuka lembaran lembaran sejarah masa silam mulai dari lengsernya presiden Soeharto, pemberhentian Gus Dur oleh MPR hingga masa kepemimpinan SBY dan Jokowi. Sejarah bangsa itu menurut Hardi harus diperkenalkan secara utuh kepada penerus bangsa.

"Belanda telah menjajah bangsa ini lebih dari 300 tahun yang kemudian diganti oleh penjajahan Jepang. Meski Jepang hanya sebentar menjajah bangsa Indonesia, namun penjajahan Jepang itu jauh lebih kejam daripada bangsa Belanda. Belanda itu membawa kekayaan negeri ini ke Belanda hingga negeri Belanda yang luasnya hanya separuh pulau Jawa itu kemudian menjadi negeri yang kaya hingga saat ini," tukasnya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Camat Tlogosari, serta perwakilan dari aparat TNI dan Polri. Acara tersebut berjalan dengan tertib tanpa adanya gangguan. (lis) 

Rate this item
(0 votes)