Pilbup Bondowoso, Kekuatan Kultur dan Struktur Pecah 1000

23 Dec 2017
298 times
Jamharir, DPD Jaka Jatim Jamharir, DPD Jaka Jatim Foto : Mukhlis

PKS Merapat ke Dafir-Dayat, Golkar Tunggu Musda

Apakabar.co.id (Bondowoso) - Syahwat politik menjelang pendaftaran bakal calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bondowoso mulai meninggi. Saling sikut antar pendukung dan saling klaim dukungan juga semakin gegap gempita. Bahkan, diam-diam, dukungan kaum NU baik kultur maupun struktur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bondowoso tahun 2018 pecah 1000.

Ada yang terang terangan mendukung Dafir -Dayat, ada pula yang sembunyi sembunyi mendukung Pasangan Salwa-Irwan (Sabar).Tak hanya itu, di kalangan birokrasi pun juga pecah. Gejala pecah 1000 ini nampaknya kian mewabah. Ada yang merapat ke pasangan Dafir-Dayat dan ada pula yang merapat ke pasangan Sabar.

Perpecahan ini wajar sebenarnya tetapi perlu diwaspadai gelombang perubahan ini mengarah pada ketidakpuasan pada salah satu wakil baik dari kubu Dafir maupun Salwa," ujar Ketua DPD Jaka Jatim, Jamharir.

Jamharir menilai bahwa gelombang perubahan arah dukungan itu mengarah pada pasangan Sabar, sehingga kubu Dafir-Dayat harus mewaspadai kemungkinan itu. "Tetapi, kekuatan Kultur dan Struktur ini masih didominasi kubu Dafir. Itu karena pengaruh Dafir sangat luar biasa dan sulit terkalahkan," terangnya.

Kekuatan Dafir yang dimaksudkan oleh Jamharir adalah kekuatan yang mengalahkan logika. "Dafir itu telah mampu mengikat hati masyarakat melalui pengajian dan solawatan. Bahkan dalam sebuah survei ditemukan bahwa Dafir menempati peringkat teratas akibat adanya pengajian dan solawatan. Ini yang sangat sulit dikalahkan karena Dafir itu menyusun kekuatan politik sedikit demi sedikit dan kini bukit itu telah menjulang ke langit," terangnya.

Meski demikian, kekuatan KH. Salwa juga tidak bisa dianggap remeh. Masyarakat sudah begitu paham dengan sosok KH. Salwa. Masyarakat mengenalnya sebagai kyai dan pemimpin amanah. "Beliau memang tak pandai berpolitik tetapi ketidakcakapan berpolitik itu justru menjadi kekuatan yang juga mengalahkan logika berpikir," tukas Jamharir.

Sementara itu, PKS Bondowoso saat ini sudah memberikan dukungannya ke pasangan Dafir-Dayat, sementara Golkar Bondowoso masih belum memberikan dukungan ke siapapun. Menurut Sekretaris DPD Golkar Bondowoso, dukungan Golkar Bondowoso akan ditentukan melalui Musyawarah Daerah (Musda), Sabtu besok.

"Kita belum memutuskan kepada siapa dukungan kita hingga ada putusan Musda Golkar besok," katanya. Sedangkan Ketua PKS Bondowoso, Abdullah mengatakan bahwa PKS mendukung pasangan Dafir-Dayat, hanya saja, Abdullah tidak memberikan penjelasan alasan dukungan tersebut. (lis)

Rate this item
(0 votes)