Pilgub Jatim, Gus Ipul – Puti Jadi Penantang Khofifah – Emil

10 Jan 2018
48 times
Gus Ipul - Puti Guntur Soekarno Gus Ipul - Puti Guntur Soekarno Foto : MAA

Apakabar.co.id (Surabaya) – Di jam terakhir pendaftaran Pilgub Jatim di kantor KPU, Rabu (10/1) malam, pasangan kedua akhirnya mendaftarkan diri dalam pesta demokrasi yang akan dihelat 27 Juni mendatang. Adalah Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul bersama Puti Guntur Soekarno yang akhirnya menjadi penantang Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang tyelah mendaftar lebih dulu.

Gus Ipul dan Puti datang ke KPU sekitar pukul 21.30 WIB langsung diiringi oleh kesenian reog dan sholawat nabi dengan didampingi partai politik pendukungnya. “Tepat pukul 21.30 WIB berkas dari pasangan GI - Puti saya terima, Kemudian berkas tersebut akan diteliti oleh tim yang disiapkan oleh pihak KPU Jatim,” ujar Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito.

Komisoner Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto saat membuka proses pendaftaran dan pemeriksaan berkas Bacalon menyatakan bahwa hari ini Rabu, 10 Januari 2018 merupakan jadwal pendaftaran bagi Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018. Hal ini sudah sudah sesuai dengan aturan ada di PKPU Nomor 1 tentang Tahapan Program dan Jadwal Pilgub Jatim 2018. “Kami sampaikan pada paslon terkait prosedur pencalonan, termasuk berkas yang harus dikumpulkan oleh Bacalon,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Arba ini menerangkan, dalam aturan persyaratan pencalonan maupun persyaratan calon diatur dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2017, didalamnya menerangkan bahwa Bacalon wajib hadir dalam pendaftaran serta menetapkan jumlah suara sah DPRD Jatim atau jumlah alokasi kursi di DPRD Jatim dan parpol atau gabungan parpol dapat mengusung Bacalon apabila dihadiri ketua dan sekretaris parpol.

Dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, syarat pertama bagi partai yang ingin mengusung calon gubernur sendiri adalah harus memiliki jumlah perolehan kursi di DPRD di daerah pilkada sebanyak 20 persen. Atau parpol punya 25 persen dari akumulasi suara sah dalam pemilihan legislatif terakhir. Adapun total kursi di DPRD Jatim sebanyak 100 kursi. 100 kursi itu dibagi untuk 10 parpol.

Ketua Pimpinan rombongan GI - Puti, Abdul Halim Iskandar mengatakan, pasangan GI - Puti didukung gabungan empat partai politik dengan total 58 kursi, yakni PKB (20 kursi), PDI Perjuangan (19 kursi), PKS (6 kursi) serta Partai Gerindra (13 kursi). “Insya Allah, semua Pimpinan Parpol mulai Ketua dan Sekertaris hadir lengkap mengantarkan pasangan GI - Puti ke KPU Jatim," tegas Halim yang juga selaku Ketua DPW PKB Jatim.

Dalam orasinya, Gus Ipul menjelaskan jika dirinya adalah agen lanjutan. Sedangkan Puti sebagai pembawa perubahan. “Kami akan mengusung perubahan berkelanjutan untuk Jatim yang makmur, seperti menyelesaikan permasalahan ekonomi, melakukan penanggulangan kemiskinan di Jatim, menangani masalah nilai tukar petani yang belum meningkat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.

“Saya siap melaksanakan tugas, karena saya adalah petugas partai. Saya siap bertarung. Semoga ini menjadi barokah dan semoga ke depan apa yang kita inginkan bersama, kemenangan kami, dapat tercapai,” kata Gus Ipul.

Puti Guntur menambahkan, dalam kampanye dan visi misinya, dirinya akan menitikberatkan pada permasalahan pendidikan dan kebudayaan yang menurutnya sangat penting bagi Jatim untuk membentuk karakter suatu bangsa. (maa)

Rate this item
(0 votes)