1446
1446

Pabrik Baterai Honda dan LG Siap Beroperasi pada Akhir 2024 di AS

pabrik baterai milik honda dan lg siap beroperasi pada akhir 2024 di AS - apakabar.co.id
Ilustrasi: Mobil listrik Acura The Precision EV Concept. Foto: dok. Acura

apakabar.co.id, JAKARTA – Pabrik baterai kendaraan listrik milik Honda dan LG Energy Solution di Ohio, Amerika Serikat, ditargetkan selesai dan segera beroperasi pada akhir 2024.

Pabrik tersebut direncanakan akan memproduksi baterai berjenis lithium-ion tipe pouch pada 2025 yang akan dipasok ke pabrik mobil listrik Honda di Amerika Utara.

Pembangunan pabrik ini dimulai pada Maret 2023 dengan total investasi mencapai $4,4 miliar atau hampir setara 70 triliun rupiah.

Saat ini, proses konstruksi pabrik telah mencapai tahap akhir, sementara untuk proses rekrutmen sumber daya manusia juga telah dimulai.

Pabrik baterai Honda dan LG siap beroperasi pada akhir 2024 di AS - apakabar.co.id
Pabrik baterai Honda dan LG siap beroperasi pada akhir 2024 di AS. Foto: dok. Honda

Pabrik baterai itu berpotensi untuk menciptakan sekitar 2.200 pekerja baru ketika memulai operasinya.

Bob Lee, CEO Joint Venture LG Energy Solution-Honda mengatakan bahwa struktur fasilitas pabrik baterai EV sudah memasuki tahap konstruksi akhir.

“Kami ingin berterima kasih kepada semua orang yang bekerja di lokasi dan masyarakat setempat yang telah membuat ini menjadi mungkin,” kata Bob dalam keterangan resminya, Kamis (21/3).

Sementara itu, Rick Riggle, COO New Joint Venture Company LG Energy Solution-Honda mengatakan bahwa langkah pertama yang  akan diambil adalah merakit tim baru untuk fasilitas baterai EV ini.

“Kami harap akan menginspirasi tenaga kerja generasi mendatang untuk terlibat dalam peran manufaktur canggih yang akan membantu memproduksi baterai lithium-ion dan akan menggerakkan model EV Acura dan Honda yang akan diproduksi di Ohio pada akhir 2025,” ungkapnya.

Sebagai tambahan, Honda juga telah menyampaikan rencana globalnya untuk meluncurkan hingga 30 mobil berbasis listrik pada 2030, dengan volume produksi mencapai 2 juta unit setiap tahunnya.

Selain itu, pabrikan asal Jepang itu juga berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua lini produk serta aktivitas perusahaannya pada 2050.

27 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Denny Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *