1446
1446

Udara Jakarta Membaik di H+1 Lebaran, Masuk Kategori Baik

Ilustrasi - Lanskap pepohonan dengan latar belakang gedung bertingkat di Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: ANTARA

apakabar.co.id, JAKARTA – Pada Rabu (2/4) pagi, tepatnya H+1 Lebaran 2025, kualitas udara di Jakarta tercatat dalam kategori baik.

Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 50 pada pukul 06.00 WIB. Angka tersebut menunjukkan bahwa kadar partikel halus PM2.5 di udara hanya sebesar 9 mikrogram per meter kubik.

Dengan kualitas udara yang baik ini, Jakarta menempati peringkat ke-50 dalam daftar kota besar paling bersih di dunia. Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi warga ibu kota, karena udara yang lebih sehat memungkinkan mereka untuk beraktivitas di luar ruangan dengan nyaman dan aman.

Perbandingan dengan kota lain

Meskipun udara di Jakarta membaik, tidak semua kota di sekitarnya mengalami hal yang sama. Beberapa daerah justru mencatat indeks kualitas udara yang lebih buruk. Kota Tangerang Selatan, Banten, misalnya, memiliki AQI sebesar 134, yang menandakan kualitas udara yang tidak sehat. Kota Depok juga mengalami kondisi serupa dengan indeks 129.

Sementara itu, beberapa kota lain berada dalam kategori sedang. Pakisaji di Jawa Timur, Medan di Sumatera Utara, Bali, Surabaya di Jawa Timur, serta Tangerang di Banten memiliki indeks kualitas udara berkisar antara 55 hingga 85.

Kualitas udara di wilayah Jakarta

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, empat lokasi di ibu kota menunjukkan kualitas udara yang baik dengan rentang PM2.5 antara 0-50. Hanya satu lokasi yang masuk kategori sedang dengan rentang PM2.5 antara 50-100.

Berikut rincian indeks kualitas udara di beberapa titik Jakarta:

  • Kebon Jeruk, Jakarta Barat: AQI 43
  • Bundaran HI, Jakarta Pusat: AQI 42
  • Kelapa Gading, Jakarta Utara: AQI 28
  • Lubang Buaya, Jakarta Timur: AQI 31
  • Jagakarsa, Jakarta Selatan: AQI 56 (kategori sedang)

Membaiknya kualitas udara di Jakarta setelah Lebaran menjadi hal yang positif bagi warga. Udara yang lebih bersih tidak hanya meningkatkan kenyamanan aktivitas luar ruangan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Namun, kondisi di beberapa kota sekitar masih perlu mendapat perhatian lebih lanjut, terutama di Tangerang Selatan dan Depok yang memiliki kualitas udara buruk.

Diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut dengan langkah-langkah konkret dalam menjaga kualitas udara, seperti pengurangan polusi dan peningkatan ruang hijau di perkotaan.

162 kali dilihat, 163 kunjungan hari ini
Editor: Jekson Simanjuntak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *