1446
1446

Jelang WWF ke 10 di Bali, Ditjen Imigrasi Permudah Visa hingga Siapkan Jalur Khusus

Arsip foto - Dirjen Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim (tengah) meninjau proses pemeriksaan keimigrasian di autogate yang dioperasikan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (6/3/2024). Foto: ANTARA

apakabar.co.id, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memastikan pemerintah akan mempermudah penerbitan visa hingga menyiapkan jalur khusus bagi kedatangan delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

“Untuk yang kaitan imigrasi, kita bantu penerbitan visa dan jalur khusus untuk kedatangan,” ujar Silmy Karim, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham di Jakarta, Senin (29/4).

Silmy menjelaskan hal tersebut dilakukan karena WWF merupakan gelaran besar yang digelar pemerintah Indonesia. Terlebih, Ditjen Imigrasi termasuk sebagai penanggung jawab bidang registrasi, website, dan sistem informasi pada WWF tahun ini, sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2024.

“Kita mudahkan bagi yang sudah punya visa sebelumnya, misalnya visa bisnis kunjungan beberapa kali (multientry) atau visa tugas pemerintahan, atau visa on arrival bagi yang belum memiliki visa,” terang Silmy.

Sementara untuk jalur khusus, Silmy membeberkan Ditjen Imigrasi telah menyiapkan itu di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, guna menyambut kedatangan para delegasi dari berbagai negara.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra menjelaskan pihaknya telah memisahkan jalur kedatangan antara delegasi dan penumpang reguler di area imigrasi.

“Kami telah siapkan tiga konter khusus bagi para delegasi dengan total 12 petugas. Bagi penumpang reguler, kami telah siapkan 30 unit autogate dan 10 konter pemeriksaan dengan 40 petugas,” ucap Suhendra ketika dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (29/4).

Selain itu, Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan pemetaan terhadap para petugas untuk mekanisme pemeriksaan. Untuk pemeriksaan setingkat kepala negara dilakukan di gedung VVIP, setingkat menteri di gedung VIP, dan untuk delegasi lainnya dilakukan di terminal kedatangan internasional.

“Saya rasa kami sudah on the track dalam persiapan menyambut kedatangan delegasi WWF dan kami akan terus memonitor perkembangan situasi dan kondisi di lapangan,” tutur Suhendra.

WWF merupakan pertemuan internasional yang diselenggarakan secara bersama oleh World Water Council dan tuan rumah setiap tiga tahun sekali. WWF ke-10 akan dilaksanakan di Bali pada 18–25 Mei 2024 dengan mengusung tema Water for Shared Prosperity (Air untuk Kesejahteraan Bersama).

929 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Jekson Simanjuntak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *