1446
1446
Sport  

Indonesia U-23 Dikandaskan Guinea, Penalti Kembali Buyarkan Mimpi Indonesia Tampil di Olimpiade

Timnas Indonesia U-23 saat bertanding menghadapi Guinea U-23 dalam pertandingan playoff perebutan tiket Olimpiade Paris 2024, Kamis (9/5). Foto: PSSI

apakabar.co.id, JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 harus mengubur mimpi tampil di Olimpiade Paris 2024.

Pasalnya, pasukan Merah Putih itu kalah dari Guinea 0-1 pada pertandingan playoff perebutan tiket Olimpiade di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine, Prancis, Kamis, (9/5) malam.

Kekalahan Indonesia ini diakibatkan gol semata Wayang Guinea melalui tendangan Penalti yang dicetak oleh Ilaix Moriba pada menit 29.

Pada babak kedua, Guinea bahkan nyaris menambah keunggulan juga melalui tendangan penalti. Namun kesempatan itu buyar setelah tembakan Algassime Bah membentur tiang kanan gawang Indonesia.

Timnas Indonesia U-23 Melawan Guinea, STY Sorot Rapuhnya Lini Belakang

Meski begitu, Guinea tetap berhasil mengalahkan Indonesia dan memastikan tiket terakhir lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Bagi Indonesia, hasil itu sekaligus menjadi yang kedua kalinya Indonesia kandas karena penalti.

Sebelumnya, Indonesia yang selangkah lagi lolos ke Olimpiade Montreal 1976, juga gagal gara-gara penalti saat melawan Korea Utara (Korut) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pasukan Garuda yang tampil disaksikan 120.000 penonton secara langsung di Stadion Utama GBK mampu menahan raksasa Korut 0-0 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti.

Saat adu penalti Indonesia harus mengakui keunggulan Korut 4-5 dan gagal ke olimpiade.

Jadi penalti sudah dua kali menggagalkan Indonesia kembali menembus Olimpiade meskipun dengan cara yang berbeda. Tahun 1976 Indonesia gagal karena gagal menuntaskan seluruh tembakan penalti.

Bahaya, Shin Tae-yong Ungkap Masalah Timnas Indonesia U-23 Jelang Hadapi Guinea

Sedangkan kini Indonesia kalah dari Guine karena lawan mencetak gol semata wayang lewat penalti.

Kegagalan dalam dua kesempatan itu membuat tim sepakbola Indonesia belum mampu lagi mengulang sukses tahun 1956 ketika mampu lolos ke Olimpiade Melbourne, Australia untuk pertama kalinya.

 

16 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Raikhul Amar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *