apakabar.co.id, JAKARTA – PT Perusahaan Listri Negara (PLN) memastikan tidak ada jaringan maupun infrastruktur listrik yang terdampak akibat ledakan di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Bogor, Jawa Barat.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bekasi, Donna Sinatra menerangkan pihaknya masih terus memantau kondisi kelistrikan di lokasi kejadian. Termasuk mengecek keamanan listrik.
“Dari pengecekan tersebut kondisi kelistrikan aman,” katanya seperti dilansir Antara, Minggu (31/3).
Doni mengungkapkan saat mendengar terjadi ledakan gudang amunisi milik Kodam Jaya, PLN langsung bergerak menerjukan personel di lokasi kejadian.
Ia memastikan kondisi kelistrikan masyarakat di sekitar lokasi ledakan aman. Dengan begitu, tidak ada yang harus dipadamkan.
Hal ini dikarenakan lokasi gardu dan jaringan listrik yang memasok masyarakat berlokasi lebih dari 500 meter dari tempat kejadian.
Karena itu, PLN mengimbau masyarakat agar memperhatikan penggunaan listrik secara aman.
Ia menyarankan bila masyarakat menemukan potensi gangguan atau bahaya listrik, warga dapat secara mandiri mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.
“Segera menghubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile demi keselamatan,” terangnya.
Sebelumnya, terjadi ledakan amunisi dan bahan peledak kedaluwarsa di Gudmurah Kodam Jaya, Ciangsana, Bogor, Sabtu (30/3) malam.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan memaparkan kronologis kejadian bahwa prajurit menemukan asap keluar dari Gudang Nomor 6 pada hari Sabtu sekitar pukul 18.05 WIB.
Prajurit itu lantas melaporkan kepada prajurit yang piket untuk segera menginformasikan kepada masyarakat bakal ada bunyi-bunyi ledakan datang dari arah gudang.
“Memang akhirnya terjadi ledakan di Gudang Nomor 6,” pungkasnya.