LIFESTYLE

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 500 Brand dari 13 Negara

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 500 Brand dari 13 Negara. Foto: apakabar.co.id/DF
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 500 Brand dari 13 Negara. Foto: apakabar.co.id/DF
apakabar.co.id, JAKARTA - Pameran bisnis makanan dan minuman internasional, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026, akan digelar pada 4–6 November di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Lebih dari 500 merek dari 13 negara dan wilayah akan meramaikan pameran selama tiga hari di Hall B dan C, JIEXPO.

Ajang ini ditujukan untuk mempertemukan produsen, pemasok, distributor, pelaku usaha, dan pembeli internasional guna membuka peluang perdagangan serta kerja sama di sektor makanan dan minuman atau food and beverage (F&B).

Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian UMKM Republik Indonesia.

Managing Director SIAL Network – ASEAN & India Henri Tan mengatakan, fokus utama pameran tahun ini adalah menciptakan pertemuan bisnis yang efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peserta.

Adapun fokus utama SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 adalah menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan berdampak nyata bagi seluruh peserta.

“Lewat pameran ini, kami akan menghubungkan para pemasok dan produsen secara langsung dengan para pengambil keputusan serta pembeli berkualitas,” ujar Henri saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (7/10).

Ia menambahkan, SIAL Food & Drinks Indonesia ingin menjadi platform perdagangan yang membantu pelaku industri membangun kemitraan jangka panjang sekaligus mendorong perkembangan industri F&B nasional.

SIAL Food & Drinks Indonesia merupakan bagian dari SIAL Network, jaringan pameran bisnis makanan dan minuman internasional yang telah beroperasi sejak 1964.

Menurut penyelenggara, jaringan tersebut menaungi lebih dari 17.000 peserta dan 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara.

Pada penyelenggaraan di Jakarta, peserta berasal dari Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Kehadiran berbagai negara tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha Indonesia untuk menjajaki pemasok baru, mempelajari perkembangan teknologi, serta memperluas akses ke pasar internasional.

Sebaliknya, perusahaan global juga dapat memanfaatkan pameran ini untuk mengenal karakter pasar Indonesia sekaligus mencari mitra distribusi dan peluang investasi di sektor F&B domestik.

Dari sisi produk, pameran mencakup berbagai kebutuhan industri dari hulu hingga hilir.

Pengunjung dapat menemukan bahan baku, mesin pengolahan dan pengemasan, makanan dan minuman kemasan, produk roti dan kue, kopi, teh, kakao, minuman beralkohol, hingga peralatan dapur.

Ragam kategori tersebut memungkinkan pelaku usaha membandingkan produk dan teknologi sekaligus menjajaki kerja sama dengan pemasok sesuai kebutuhan bisnisnya.

Ada Kompetisi Koki hingga Barista


Selain mempertemukan pelaku bisnis, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 menghadirkan tiga program unggulan yang menyasar inovasi produk dan pengembangan kompetensi profesional.

Program pertama adalah SIAL Innovation, ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada produk-produk inovatif di industri makanan dan minuman.

Berikutnya, SIAL Culinary Masters Asia menjadi platform kompetisi memasak internasional bagi para koki profesional.

Indonesia dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana program tersebut sebelum berlanjut ke Vietnam dan Malaysia.

Sementara itu, Indonesia Barista Championship 2026/2027 menjadi ajang untuk menguji kemampuan para profesional kopi dalam mengolah dan menyajikan minuman berkualitas.

Ketiga program tersebut melengkapi kegiatan bisnis dengan ruang untuk memperkenalkan inovasi, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan daya saing pelaku industri.

Henri mengatakan program-program tersebut dirancang agar pelaku F&B nasional dapat memperoleh manfaat lebih luas dari keikutsertaan dalam pameran.

“Lewat program yang kami hadirkan, kami ingin memastikan para pelaku F&B nasional bisa memperluas peluang kemitraan baru, mendorong lompatan bisnis, hingga meraih pengakuan di panggung dunia,” katanya.

Digelar Bersamaan dengan Pameran Logistik


SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 juga diselenggarakan bersamaan dengan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026 pada 4–6 November 2026 di lokasi yang sama.

Pameran logistik tersebut menghadirkan solusi untuk kebutuhan pengiriman, penyimpanan, serta sistem rantai dingin atau cold chain yang penting bagi distribusi produk makanan dan minuman.

Kolaborasi ini mempertemukan pelaku industri F&B dengan penyedia jasa transportasi dan logistik dalam satu lokasi.

Kehadiran kedua pameran diharapkan memudahkan pelaku usaha menemukan mitra yang sesuai, mulai dari pengadaan produk dan teknologi pengolahan hingga solusi penyimpanan serta distribusi.

Bagi industri makanan dan minuman, dukungan logistik menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok.

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan berlangsung pada 4–6 November 2026 di Hall B dan C, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pendaftaran pengunjung profesional atau trade visitors telah dibuka secara gratis melalui situs resmi SIAL Food & Drinks Indonesia.