apakabar.co.id, SOLO – Bengawan Tim Universitas Sebelas Maret (UNS) merilis mobil prototipe hemat energi yang akan ikut kontes pada event Shell Eco Maraton di sirkuit Mandalika, Lombok pada Juli 2024. Selain itu, Bengawan Tim akan mengikuti kontes mobil hemat energi di circuit e- formula Ancol, Jakarta, pada Oktober mendatang.
Perwakilan Bengawan Tim UNS Adam Sultoni Wibowo menjelaskan persiapan mereka sudah mencapai 80%. Mereka berharap pada kontes tahun ini, mereka mampu menghasilkan perolehan score yang jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Saat ini persiapan sudah 80% tinggal finishing. Semoga event di tahun depan mendapatkan score yang lebih dari tahun sebelumnya dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Adam saat ditemui apakabar.co.id, Selasa, (28/05).
Adam mengungkapkan untuk pencapaian sebelumnya di tahun 2023 di circuit Ancol Jakarta, prototipe mobil yang mereka rancang berhasil mendapatkan score 766 kilometer/liter.
“Mobil ini bernama Mirankara 2.O. Kenapa dinamakan 2.O karena ini penerus sebelumnya. Mobil ini juga memiliki bobot yang lebih ringan dari sebelumnya. Dimana sebelumnya berbobot 60 kg, saat ini bobotnya hanya 45 kg belum termasuk driver,” paparnya.
Perbedaan lainnya terletak pada bentuk mobil yang lebih ramping dengan berkecepatan 40 km/ jam. Hal itu untuk mendapatkan performa terbaik sehubungan dengan pola aerodinamis yang memudahkan saat melewati hambatan angin.
Ketua Pembina UKM Bengawan Tim Syamsul Hadi mengharapkan keunggulan prototipe mobil hemat energi tesebut bisa ditingkatkan. Tidak hanya menempuh 766 km/liter, namun lebih dari itu.
“Kalau bisa hampir 1.000 km/liter itu harapan kita mendapatkan juara. Kalau bisa tahun ini juara 1, kalau formula student Asean berada di Lombok nanti bisa bersaing secara internasional,” paparnya.
Selain itu, pihaknya ke depan akan mengembangkan penggunaan bahan bakar selain gasoline.
“Kita ikut di gasoline ke depan berkembang pakai bahan bakar lain. Dengan pendanaan baru itu, kita harapkan bisa berkembang,” pungkasnya.