NEWS

Said Aqil Siradj dan Bolone Mase Indonesia Sepakat Utamakan Kepentingan Bangsa

apakabar.co.id, SOLO - Said Aqil Siradj menerima kunjungan silaturahmi jajaran Bolone Mase Indonesia di Jakarta Selatan dalam rangka momentum hari ulang tahun ke-3 organisasi tersebut.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu membahas berbagai persoalan kebangsaan, mulai dari pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, hingga membangun gerakan kerakyatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Koordinator Nasional Bolone Mase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso, mengatakan kedekatan organisasinya dengan Said Aqil dilandasi kesamaan visi dalam merawat nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.

"Saat ini bukan waktunya berbicara politik kekuasaan. Fokus Bolone Mase Indonesia adalah hadir di tengah kesulitan masyarakat. Arahan, doa, dan wejangan dari Kiai Said menjadi kompas moral bagi kami agar gerakan sosial ini tetap istiqomah, tulus, dan membawa maslahat bagi umat," ungkapnya, Senin (25/05) malam.


Menurut Kuat, dalam pertemuan tersebut pembicaraan lebih banyak menyoroti kondisi bangsa saat ini dan bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi menjaga harmoni sosial.

Ia menegaskan, Bolone Mase Indonesia akan terus berkomitmen menjalankan berbagai program kemanusiaan tanpa sekat politik demi mendorong masyarakat yang lebih berdaya.

"Teman-teman banyak berkonsentrasi di basis-basis. Dari gerakan politik menjadi gerakan sosial, gerakan ekonomi dan gerakan kebudayaan. Kenapa teman-teman jarang muncul di permukaan. Itu karena kita sedang melakukan kerja-kerakyatan, membumikan program pemerintah, maupun kerja-kerja organisasi salah satunya pemberdayaan ekonomi di beberapa kota/kabupaten," terangnya.

Sementara itu, Said Aqil Siradj turut menyampaikan ucapan selamat atas hari lahir ke-3 Bolone Mase Indonesia sekaligus memberikan pesan kebangsaan kepada seluruh anggotanya.

"Saya Said Aqil Siradj mengucapkan hari lahir Bolone Mase Indonesia yang ke tiga. Untuk Bapak Kuat Hermawan Santoso semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang mempunyai dedikasi, loyalitas yang maksimal demi kejayaan, kemajuan negara kita tercinta. Mari kita singkirkan kepentingan-kepentingan pribadi, kita utamakan kepentingan bangsa," tandasnya.