apakabar.co.id, JAKARTA – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) meminta kepada aparat kepolisian maupun tentara agar menahan diri saat menghadapi massa dari aksi unjuk rasa.
Hal tersebut berdasarkan situasi aksi hingga Sabtu (30/8) malam hingga Minggu dini hari yang masih berujung kericuhan di beberapa titik di Jakarta.
“Yang terpenting adalah sebenarnya sekarang meminta kepada penguasa untuk memerintahkan kepada aparatnya untuk menahan diri, tentara, polisi, semuanya tahan diri,” kata Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur di Jakarta, Minggu (31/8).
Baca juga: PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI
Untuk itu, dia meminta kepada aparat kepolisian untuk tidak menunjukkan arogansi, kekejaman, dan tidak menunjukkan kekuatan senjata kepada massa demonstran.
“Hadapilah rakyat dengan humanis ya,” kata dia.
Hingga Minggu siang, pihaknya pun masih mendata jumlah korban atau orang-orang yang ditangkap karena aksi semalam yang mengalami kericuhan.
“Kami sedang meminta tim baik itu paramedis, baik itu paralegal maupun kantor-kantor LBH, sedang mendata,” kata dia.