1446
1446

Bahaya Pakai Oli Palsu pada Motor, Jangan Dianggap Enteng Bestie

Bahaya menggunakan oli palsu pada motor - apakabar.co.id
Bahaya menggunakan oli palsu pada motor. Foto: dok. WMS

apakabar.co.id, JAKARTA – Bahaya memakai oli palsu. Karena oli merupakan fungsi vital pada sepeda motor untuk melumasi komponen dan partikel yang ada di dalam mesin, sehingga kinerjanya jadi lebih maksimal.

Bukan cuma bikin performa motor jadi lebih maksimal, oli juga bisa mencegah terjadinya korosi, karena debu ataupun kotoran berpartikel kecil tidak mudah masuk.

Akan tetapi, jika oli tidak sesuai anjuran ataupun palsu akan berakibat fatal di mesin kendaraan bermotor.

Karena kandungan yang tidak sesuai standar, maka akan berakibat bearing di bagian mesin menjadi aus, piston baret, bahkan membuat seal alami kebocoran ataupun rembes.

Bahayanya lagi, penggunaan oli palsu bukan hanya bikin rusak komponen dan partikel di mesin saj, tapi juga memiliki efek domino yang tidak bisa dianggap enteng.

Efek berantainya bisa membuat berkendara jadi tidak nyaman meski servis sudah dilakukan secara rutin, tidak ada jaminan seratus persen performa motor akan kembali prima.

Menanggapi hal itu, Training Analytst PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Wahyu Budhi menjelaskan bahwa oli palsu punya dampak negatif yang berantai.

Menurutnya dampak yang paling serius adalah pengaruhi performa motor jadi lebih buruk, dan itu tidak menjadi jaminan bisa kembali seperti di awal performanya.

“Sudah begitu, dengan masuknya oli palsu part juga komponen dipastikan kondisi umurnya jadi lebih pendek dari yang seharusnya (cepat aus),” terang Wahyu dalam keterangan resminya, Kamis (22/8).

Untuk menghindari bahaya dari penggunaan oli palsu, Wahana memberikan sejumlah tips untuk membedakan oli palsu dengan yang asli yang ada di pasaran.

1. Kemasan: Produsen oli palsu sering menambahkan label kertas putih sebagai segel di bagian atas kemasan, yang sebenarnya tidak ada pada kemasan oli asli.

2. Harga: Harga oli palsu cenderung lebih murah dibandingkan oli asli. Jika menemukan oli dengan harga yang jauh lebih murah dari harga normal, konsumen perlu berhati-hati.

3. Warna dan Bau: Oli palsu biasanya punya warna yang lebih keruh dan berbau tidak sedap karena sudah dicampur dengan berbagai macam zat.

Nah, untuk memastikan kualitas terjamin dan oli asli, bagi pengguna motor Honda bisa membeli oli di bengkel resmi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS).

Bukan hanya performa terjamin, penggunaan oli asli juga bisa bikin masa pakainya jadi lebih lama bila dibandingkan dengan oli palsu.

Selain itu, interval penggantian oli jadi lebih teratur sesuai dengan anjuran rekomendasi dari PT Astra Honda Motor (AHM) sekitar 4.000 km.

Penggunaan oli asli di sepeda motor juga akan berikan efisiensi pada penggunaan bahan bakar, karena daya gesekan antar komponen tidak berlebihan.

28 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Denny Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *