OTOTEKNO
Changan Luncurkan SDA Pilot, ADAS Canggih dengan LiDAR 256-Line dan 560 TOPS
apakabar.co.id, JAKARTA - Changan Group resmi memperkenalkan SDA Pilot, teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dikembangkan secara mandiri untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman dan minim stres.
Teknologi intelligent driving tersebut diperkenalkan di Chongqing, Tiongkok, pada Jumat (11/9/2026), sekaligus menjadi bagian dari strategi Changan dalam mengembangkan teknologi berkendara cerdas secara mandiri.
Chairman Changan Group, Zhu Huarong, mengatakan pengembangan teknologi intelligent driving Changan kini didukung oleh ribuan engineer dan investasi riset yang besar.
Lebih jauh, Tim intelligent driving Changan telah berkembang dari hanya beberapa engineer menjadi lebih dari 7.500 orang, didukung oleh total investasi R&D mencapai lebih dari 7,7 miliar Euro.
“Kami akan terus menjalankan strategi transformasi cerdas kami dan mengembangkan teknologi inti kami secara mandiri,” ujar Zhu dalam siaran resminya, Kamis (10/9).
Perjalanan Changan dalam pengembangan teknologi ini sebenarnya telah berlangsung cukup panjang.
Changan mulai mengembangkan prototipe fungsi peringatan tabrakan depan dan peringatan keluar jalur pada 2011, sebelum kemudian memproduksi massal sistem IACC (Integrated Adaptive Cruise Control) Level 2 pada 2018.
Tonggak berikutnya terjadi pada 20 Desember 2025 ketika Changan menerima pelat nomor resmi pertama di China untuk pengemudian otonom bersyarat Level 3.
President Changan Group, Zhao Fei, mengatakan pengembangan intelligent driving Changan telah dimulai sejak 2009.
“Changan mulai mengembangkan teknologi intelligent driving sejak 2009, ketika teknologi ini masih menjadi bagian dari riset laboratorium di Tiongkok.
“SDA Pilot merupakan hasil dari berbagai pengalaman dan pembelajaran yang kami dapatkan selama proses tersebut,” kata Zhao.
Pabrikan ad Cina ini menghadirkan SDA Pilot dalam tiga tingkatan, yakni Pro, Max dan Ultra.
Varian tertinggi, SDA Pilot Ultra, menggabungkan berbagai teknologi intelligent driving, termasuk Highway NCA, Urban NCA, intelligent parking assist dengan lebih dari 400 skenario serta 31 fitur active safety.
Sistem tersebut ditopang chip komputasi berkapasitas hingga 560 TOPS dan sensor LiDAR 256-line.
Kombinasi tersebut memungkinkan kendaraan memproses informasi dalam hitungan milidetik sehingga respons sistem terhadap kondisi di sekitar kendaraan dapat berlangsung lebih cepat dan natural.
Mereka mengembangkan SDA Pilot dengan fokus pada tiga pengalaman utama, yakni berkendara lebih aman, lebih nyaman dan tanpa stres.
Dari sisi keselamatan, SDA Pilot dibekali teknologi deteksi LiDAR aktif dengan kemampuan pemrosesan frekuensi hingga 10Hz.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu sistem mendeteksi potensi bahaya lebih cepat, termasuk ketika kendaraan menghadapi kondisi minim cahaya, silau, hujan maupun kabut.
Sementara untuk menghasilkan perilaku berkendara yang lebih natural, sistem end-to-end large model pada SDA Pilot dilatih menggunakan lebih dari 20 juta segmen data berkendara dari kondisi nyata.
Data tersebut digunakan untuk membantu sistem memahami situasi jalan sekaligus menghasilkan respons berkendara yang lebih intuitif.
Dari sisi interaksi, SDA Pilot mengandalkan sistem navigasi multimodal large model yang menggabungkan kemampuan visual dan suara.
Pengguna dapat memberikan perintah menggunakan bahasa sehari-hari, sementara sistem juga memiliki kemampuan mengingat pola dan preferensi berkendara.
Dengan pendekatan itu, interaksi antara pengemudi dan kendaraan dibuat lebih natural dan menyerupai percakapan.
Sebelum diterapkan pada kendaraan produksi, Changan melakukan pengujian melalui Changan SDA Lab yang menjadi pusat pengembangan dan pengujian teknologi intelligent driving.
Fasilitas tersebut mendukung pengujian selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan lebih dari 400.000 skenario simulasi virtual.
Perusahaan juga mengklaim mampu melakukan simulasi perjalanan hingga 3,3 juta kilometer per hari.
Pengujian mencakup berbagai kondisi iklim di 224 wilayah di seluruh dunia.
Melalui kombinasi pengujian laboratorium, simulasi virtual dan kondisi jalan sebenarnya, mereka berupaya mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal sebelum teknologi diterapkan secara luas.
Changan Nevo Q06 Jadi Model Pertama
Bersamaan dengan peluncuran SDA Pilot, Changan Nevo Q06 resmi membuka masa pre-order sebagai model produksi pertama yang dibekali teknologi SDA Pilot Ultra.
Nevo Q06 menjadi langkah awal membawa teknologi intelligent driving tersebut ke kendaraan produksi massal.
Dengan hadirnya SDA Pilot, mereka menargetkan teknologi berkendara cerdas dapat memberikan pengalaman yang lebih aman, nyaman dan intuitif bagi pengguna.
Ke depan, Changan menyatakan akan terus mengembangkan teknologi intelligent driving melalui kolaborasi dan kemitraan strategis di berbagai negara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas yang semakin cerdas, aman dan berkelanjutan melalui misi “Lead sustainable mobility and benefit human life.”
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH