Chery Ungkap Penyebab Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung, Bukan Akibat Kerusakan Komponen Mobil
Penulis:
Tim Redaksi
Kamis, 9 Juli 2026 | 15:55 WIB
Chery Tiggo Cross CSH terbakar di Bandung, Sabtu (4/7). Foto: tangkapan layar/tiktok
apakabar.co.id, JAKARTA – PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan hasil investigasi atas insiden terbakarnya Chery Tiggo Cross CSH di kawasan Parongpong, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/7).
Dalam pernyataan resmi CSI yang diterima apakabar.co.id pada Kamis (9/7), penyebab kebakaran pada Tiggo Cross CSH bukan berasal dari kerusakan komponen maupun sistem kendaraan.
Berdasarkan pemeriksaan menyeluruh, Chery menyimpulkan kebakaran dipicu faktor eksternal berupa kain perca yang tertinggal di ruang mesin, sehingga tidak berkaitan dengan sistem hybrid, baterai, maupun komponen utama kendaraan.
Sejak menerima laporan pada 4 Juli 2026, tim Chery langsung menghubungi konsumen, melakukan penanganan di lokasi, serta membawa kendaraan ke dealer resmi untuk menjalani investigasi lebih lanjut.
Chery juga memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut, sekaligus memberikan pendampingan kepada konsumen selama proses investigasi berlangsung serta menyediakan kendaraan pengganti hingga penyelesaian kasus.
Kain Perca Diduga Jadi Pemicu Kebakaran
Hasil investigasi menunjukkan sumber api berasal dari kain perca yang tertinggal di sekitar lower arm dan berada sangat dekat dengan exhaust manifold yang memiliki suhu tinggi saat mesin bekerja.
Paparan panas dari exhaust manifold membuat kain tersebut terbakar hingga memicu api yang kemudian merambat ke ruang mesin kendaraan.
Dengan temuan tersebut, Chery menegaskan tidak ditemukan indikasi kegagalan komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan yang menjadi penyebab kebakaran.
Hasil ini sekaligus memperkuat investigasi awal yang menyebut insiden dipicu faktor eksternal dan tidak berkaitan dengan baterai hybrid maupun sistem kelistrikan mobil.
Saat pemeriksaan awal, sumber asap diketahui berasal dari bagian depan kendaraan, sedangkan baterai hybrid yang berada di bagian bawah tengah hingga belakang tidak menunjukkan indikasi kerusakan.
Chery Evaluasi Bengkel Resmi
Menindaklanjuti hasil investigasi, pihak Chery Indonesia akan memperketat standar operasional di seluruh jaringan bengkel resminya.
Langkah yang dilakukan meliputi peningkatan edukasi mengenai prosedur perawatan kendaraan, evaluasi menyeluruh terhadap proses kerja di bengkel resmi, serta pelatihan ulang bagi seluruh personel layanan purna jual.
Menurut Chery, upaya tersebut dilakukan agar seluruh proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan berlangsung sesuai standar yang lebih ketat dan konsisten, sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Perusahaan juga menegaskan keselamatan dan kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas utama, sehingga insiden ini dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan purna jual.
Konsumen Apresiasi Respons Chery
Setelah hasil investigasi selesai, tim aftersales Chery bertemu langsung dengan pemilik kendaraan untuk menjelaskan hasil pemeriksaan sekaligus menyampaikan solusi penyelesaian.
Pemilik kendaraan berinisial Ibu L dan Bapak I mengapresiasi respons cepat serta pendampingan yang diberikan Chery selama proses penanganan insiden.
“Komunikasi serta pendampingan yang berjalan dengan sangat baik membuat kami merasa lebih tenang dalam menghadapi situasi seperti ini. Kami pun telah menerima hasil pemeriksaan yang menyeluruh dan transparan, sekaligus mencapai solusi bersama,” kata mereka.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran Tiggo Cross CSH sempat menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial.
Saat kejadian, pengemudi melihat asap keluar dari area kap depan dan segera menghentikan kendaraan sebelum api membesar.
Kobaran api kemudian berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran tanpa menimbulkan korban jiwa.