OTOTEKNO

Isuzu Perkuat Peran di Sektor Transportasi, Andalkan 130 Outlet dan 165 Bengkel Berjalan

Isuzu Perkuat Peran di Sektor Transportasi, Andalkan 130 Outlet dan 165 Bengkel Berjalan. Foto: dok. Isuzu
Isuzu Perkuat Peran di Sektor Transportasi, Andalkan 130 Outlet dan 165 Bengkel Berjalan. Foto: dok. Isuzu
apakabar.co.id, JAKARTA - Momentum Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap 17 September, dijadikan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai pengingat bahwa kendaraan komersial tidak hanya berfungsi sebagai alat angkut, tetapi juga menjadi bagian penting dari rantai logistik dan aktivitas bisnis di berbagai daerah.

Selama lebih dari lima dekade beroperasi di Indonesia, Isuzu telah menghadirkan kendaraan komersial untuk kebutuhan logistik, distribusi, konstruksi, transportasi penumpang hingga berbagai sektor usaha.

Presiden Direktur PT IAMI, Masayasu Hideshima, mengatakan pihaknya ingin terus mengambil bagian dalam ekosistem transportasi melalui kendaraan sekaligus layanan pendukung.

Menurutnya, dalam menyambut Hari Perhubungan Nasional, terdapat banyak pihak yang saling terhubung, mulai dari pengemudi, pemilik usaha, operator armada, hingga industri pendukung.

“Isuzu ingin terus menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan menghadirkan kendaraan dan layanan yang dapat memberikan nilai nyata bagi pelanggan,” ujar Hideshima dalam siaran resminya, Kamis (17/9).

Oleh karena itu, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Isuzu untuk membantu pelaku usaha menjaga kendaraan tetap produktif sekaligus mendukung kelancaran aktivitas bisnis.

Dari Truk Ringan hingga Kendaraan Berkapasitas Besar


Untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang beragam, IAMI memiliki sejumlah produk kendaraan komersial dengan karakter dan kapasitas berbeda.

Di segmen kendaraan niaga ringan, Isuzu TRAGA menyasar kebutuhan distribusi dan usaha, sementara Isuzu ELF digunakan untuk berbagai kebutuhan transportasi dan operasional.

Untuk kebutuhan angkutan dengan kapasitas lebih besar, Isuzu menawarkan GIGA dengan beragam pilihan spesifikasi sesuai kebutuhan operasional.


Sementara itu, lini kendaraan Isuzu juga mencakup mu-X dan D-Max yang melengkapi pilihan kendaraan untuk kebutuhan mobilitas di berbagai sektor.

Rangkaian produk tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas logistik, distribusi, konstruksi, transportasi penumpang hingga kegiatan usaha lainnya.

Jaringan Purnajual Jadi Penopang Operasional


Dukungan Isuzu terhadap sektor transportasi tidak berhenti pada penyediaan kendaraan.

IAMI juga memperkuat jaringan purnajual untuk membantu pelanggan menjaga kondisi kendaraan dan mengurangi potensi gangguan operasional.

Hingga September 2026, jaringannya terdiri dari 130 outlet resmi, 183 Bengkel Mitra Isuzu (BMI), lebih dari 2.200 Partshop Isuzu, serta 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB).

Jaringan tersebut memberikan akses terhadap kebutuhan perawatan, perbaikan, dan suku cadang bagi pelanggan Isuzu di berbagai wilayah.

Mereka juga mengembangkan Isuzu Link, teknologi telematika yang membantu pemilik dan pengelola armada memantau sejumlah aspek operasional kendaraan.

Mulai dari produktivitas armada, keselamatan berkendara, efisiensi operasional hingga jadwal perawatan kendaraan dapat dipantau melalui sistem tersebut.

“Bagi kami, menjadi bagian dari sektor perhubungan berarti tidak hanya menyediakan kendaraan, tetapi juga memastikan pelanggan mendapatkan dukungan selama kendaraan tersebut digunakan,” kata Hideshima.

“Karena itu, kami terus memperkuat jaringan layanan, ketersediaan suku cadang, teknologi, serta layanan seperti Bengkel Isuzu Berjalan agar Isuzu Partner dapat menjalankan bisnis dengan lebih tenang dan produktif,” tutupnya.