OTOTEKNO

Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Ternyata Gak Susah Sulit, Kuncinya Ada di 2 Komponen Ini

Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Ternyata Gak Susah Sulit, Kuncinya Ada di 2 Komponen Ini. Foto: dok. Auto2000
Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Ternyata Gak Susah Sulit, Kuncinya Ada di 2 Komponen Ini. Foto: dok. Auto2000
apakabar.co.id, JAKARTA - Parkir paralel kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik mobil matik, terutama ketika kendaraan harus ditinggalkan dalam posisi yang memungkinkan untuk dipindahkan oleh orang lain.

Kondisi tersebut biasanya terjadi ketika lahan parkir terbatas dan kendaraan diparkir berderet mengikuti arah jalan, bahkan terkadang sampai menghalangi mobil lain yang hendak keluar.

Pada mobil manual, persoalan ini relatif sederhana karena pengemudi cukup memindahkan tuas transmisi ke posisi netral atau N sehingga kendaraan dapat didorong.

Lantas, bagaimana dengan mobil hybrid Toyota yang menggunakan sistem elektrifikasi dan Electric Parking Brake (EPB)?

Menurut Auto2000, mobil hybrid Toyota tetap dapat diparkir paralel tanpa membuat sistem elektrifikasinya menjadi kendala.

Namun, ada prosedur yang perlu diperhatikan agar mobil tetap dapat dipindahkan ketika pemilik tidak berada di dalam kendaraan.

Kenali Dulu Aturan Parkir Paralel


Parkir paralel merupakan posisi kendaraan yang diparkir berurutan depan dan belakang dengan arah yang sama mengikuti jalan.

Dalam kondisi tertentu, kendaraan yang berada di posisi paling depan atau belakang dapat menghalangi mobil lain yang sedang terparkir.

Situasi seperti inilah yang membuat mobil harus bisa dipindahkan ketika pemiliknya tidak berada di lokasi.

Pada mobil matik, posisi tuas transmisi menjadi hal penting. Kendaraan yang ditinggalkan dalam posisi P atau Parkir tidak dapat didorong seperti ketika transmisi berada di posisi N.

Karena itu, mobil yang diparkir secara paralel dan berpotensi menghalangi kendaraan lain perlu diposisikan agar tetap dapat dipindahkan.

Hybrid Toyota Bisa Parkir Paralel


Mobil hybrid Toyota juga memiliki sistem transmisi otomatis serta Electric Parking Brake (EPB). Kondisi tersebut tidak lantas membuat kendaraan tidak bisa diparkir paralel.

Beberapa model seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV telah dilengkapi EPB dan mekanisme shift lock.

Saat kendaraan dalam kondisi mati, sistem hybrid tidak bekerja untuk menggerakkan mobil. Dengan prosedur yang benar, sistem elektrifikasi tidak menghalangi kendaraan untuk dipindahkan secara manual.

Namun, pemilik perlu memastikan posisi transmisi dan rem parkir sudah sesuai sebelum meninggalkan kendaraan.

Begini Cara Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota


Untuk mobil Hybrid EV Toyota yang dilengkapi EPB dan shift lock, terdapat langkah umum yang dapat dilakukan.

Pertama, pastikan kendaraan sudah berada pada posisi parkir paralel yang benar dan memiliki ruang cukup untuk dipindahkan.

Selanjutnya, pindahkan tuas transmisi ke posisi P seperti ketika melakukan parkir biasa.

Dengan tetap menginjak pedal rem, tekan tombol EPB hingga muncul informasi bahwa rem parkir elektrik sudah tidak aktif atau deactivated pada panel instrumen.

Setelah itu, matikan sistem kendaraan melalui tombol start/stop.

Pemilik kemudian dapat mengambil kunci cadangan yang terdapat pada remote kendaraan.

Kunci tersebut digunakan pada lubang shift lock yang berada di sekitar tuas transmisi, tepatnya di depan posisi P.

Tekan kunci ke dalam lubang shift lock, kemudian pindahkan tuas transmisi ke posisi N.

Dalam posisi tersebut, kendaraan dapat dipindahkan secara manual apabila diperlukan.

Sebelum meninggalkan kendaraan, pemilik sebaiknya memastikan kembali bahwa mobil memang dapat didorong.

Ketika mobil akan digunakan kembali, pindahkan tuas transmisi ke posisi P, kemudian hidupkan kendaraan.

Setelah mesin menyala dan pedal rem tetap diinjak, aktifkan kembali EPB.

Namun, prosedur tersebut merupakan panduan umum. Pemilik tetap disarankan mengikuti petunjuk yang tercantum dalam buku pedoman pemilik karena mekanisme dapat berbeda sesuai model dan tahun kendaraan.

Jangan Asal Parkir Paralel


Meski mobil hybrid Toyota dapat diparkir paralel, bukan berarti posisi tersebut selalu menjadi pilihan terbaik.

Jika tidak benar-benar diperlukan, sebaiknya kendaraan diparkir di area yang tidak menghalangi mobil lain.

Pasalnya, mobil yang sengaja diposisikan agar dapat didorong memiliki risiko berpindah ketika ada orang lain yang membutuhkan akses keluar-masuk.

Karena itu, pemilik juga perlu mempertimbangkan kondisi lokasi dan keamanan kendaraan sebelum meninggalkannya.

Kondisi Mobil Tetap Perlu Dijaga


Selain memahami cara parkir paralel, kondisi kendaraan juga perlu diperhatikan agar mobil tetap siap digunakan dalam berbagai situasi.

Servis berkala membantu memastikan berbagai sistem kendaraan, termasuk sistem pengereman, transmisi, kelistrikan, dan komponen pendukung lainnya tetap bekerja sesuai fungsinya.

Auto2000 juga menyediakan layanan perawatan kendaraan melalui jaringan bengkelnya maupun layanan THS – Auto2000 Home Service yang memungkinkan konsumen melakukan servis di lokasi.

“Parkir paralel pada mobil Hybrid EV Toyota pada dasarnya mudah dilakukan selama AutoFamily mengikuti prosedur yang tepat. Konsultasikan kebutuhan mobilitas Ands dengan mobil Toyota kepada teknisi Auto2000 yang berpengalaman,” jelas Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, Kamis (27/8).

Pada akhirnya, parkir paralel bukan hanya soal kemampuan memarkir kendaraan, tetapi juga memastikan mobil tetap dapat dipindahkan ketika dibutuhkan.

Bagi pemilik mobil hybrid Toyota, memahami fungsi EPB dan shift lock menjadi bagian penting agar tidak salah langkah ketika harus meninggalkan kendaraan dalam kondisi parkir paralel.