OTOTEKNO
Vespa 946 Horse Meluncur di Indonesia, Skutik Edisi Terbatas Ini Dibanderol Rp 288 Juta
apakabar.co.id, JAKARTA - Vespa 946 Horse resmi meluncur di Indonesia. Skutik premium edisi terbatas ini mengusung tema Tahun Kuda.
Motor ini menjadi bagian dari koleksi Lunar Vespa setelah sebelumnya hadir edisi Dragon dan Snake.
Mengangkat filosofi Tahun Kuda, Vespa 946 Horse tampil dengan karakter berwibawa, dinamis, dan penuh ketangguhan dalam balutan desain khas Italia.
Konsep tersebut diwujudkan melalui perpaduan desain klasik Vespa dengan detail modern yang sarat nilai artistik.
Managing Director dan Country CEO PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega menyebut model ini merepresentasikan craftsmanship Italia yang dipadukan dengan filosofi Tahun Kuda.
“Setiap detail Vespa 946 Horse dirancang untuk mencerminkan keberanian melangkah ke masa depan dengan gaya premium,” kata Marco dalam pernyataan resminya dikutip Senin (20/4).
Secara tampilan, Vespa 946 Horse hadir dengan warna bay berupa cokelat tua yang terinspirasi dari kilau bulu kuda.
Bodi berbahan baja dikombinasikan dengan finishing matte dan glossy untuk menghadirkan kesan eksklusif.
Aksen emas memperkuat aura mewah, termasuk monogram “V” timbul di bagian tapal kuda di bawah jok.
Jok menggunakan material kulit premium yang terinspirasi dari perlengkapan berkuda dan dibuat secara handmade oleh perajin Italia.
Detail kulit juga hadir di setang dan spion untuk memperkuat nuansa elegan khas Vespa 946.
Tak hanya itu, Vespa juga menyediakan aksesori khusus seperti tas kulit belakang dan windshield dengan penyangga aluminium.
Sebagai pelengkap, tersedia helm jet eksklusif dengan logo “V” emas tiga dimensi yang menegaskan identitas edisi terbatas ini.
Menariknya, Vespa 946 Horse di Indonesia dibanderol dengan harga sekitar Rp 288 juta on the road Jakarta. 
Harga tersebut menempatkan Vespa 946 Horse sebagai salah satu skutik termahal di pasar Tanah Air sekaligus incaran kolektor.
Vespa 946 Horse sudah tersedia mulai 17 April 2026 melalui jaringan dealer Motoplex 4 brands dengan jumlah unit yang sangat terbatas.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH