NEWS
2.204 Bencana Tercatat, Karhutla Meluas di Sejumlah Wilayah
apakabar.co.id, JAKARTA - Rentetan bencana sepanjang 2026 masih didominasi bencana hidrometeorologi. BNPB juga melaporkan penambahan kejadian kebakaran di sejumlah daerah pada Jumat (24/10).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.204 kejadian bencana terjadi di Indonesia selama periode 1 Januari hingga 23 Oktober 2026. Mayoritas kejadian tersebut didominasi bencana hidrometeorologi.
Di tengah catatan tersebut, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih ditangani di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. BNPB mengerahkan puluhan ribu personel serta armada udara untuk membantu pemadaman.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan, luas karhutla yang tengah ditangani di Kalimantan mencapai 18.973 hektare. Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luasan terbesar, yakni 16.097 hektare, disusul Kalimantan Selatan 1.506 hektare dan Kalimantan Barat 1.370 hektare.
Untuk penanganan di Kalimantan, sebanyak 38.772 personel disiagakan.
Sementara itu, penanganan karhutla di Sumatra mencakup lahan seluas 2.431 hektare. Sumatra Selatan menjadi wilayah terdampak terluas dengan 2.050 hektare.
BNPB mengerahkan 33.106 personel yang tergabung dalam satuan tugas darat dan udara untuk memadamkan api di Sumatra. Dukungan udara mencakup 19 armada, terdiri atas 12 armada untuk operasi pengeboman air (water bombing) dan tujuh lainnya untuk patroli serta operasi modifikasi cuaca.
Di Sumatra Selatan, BNPB telah melaksanakan sembilan sorti operasi modifikasi cuaca dengan menebarkan 5.800 kilogram dry ice dan 1.800 kilogram garam untuk wilayah Palembang dan sekitarnya.
Berton mengatakan, BNPB juga menambah satu helikopter water bombing dari Kalimantan dan Sumatra untuk membantu pemadaman karhutla di Jawa Timur.
Selain itu, BNPB melaporkan penambahan kejadian kebakaran di sejumlah daerah pada Jumat. Wilayah yang disebut meliputi Malang, Magetan, Sragen, Jombang, Probolinggo, dan Klaten di Pulau Jawa; Minahasa, Sinjai, Sidrap, Palopo, Luwu, dan Parigi Moutong di Sulawesi; Kepulauan Tidore di Maluku Utara; serta Bangka Tengah di Sumatra.
"Di Sulawesi ada di Minahasa, Sinjai, Sidrap, Palopo, Luwo, dan Parigi Moutong, sedangkan di Maluku Utara ada di Kepulauan Tidore, sementara Sumatra ada di Bangka Tengah," kata Berton dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta. (ant)
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR
