SPORT

BAC 2026 Jadi Ajang Pembuktian Wajah Baru Bulutangkis Indonesia

Pemain ganda putra Indonesia menjalani sesi latihan resmi jelang tampil di Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo Olympic Sports Center, Senin (6/4). Foto: PBSI
Pemain ganda putra Indonesia menjalani sesi latihan resmi jelang tampil di Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo Olympic Sports Center, Senin (6/4). Foto: PBSI
apakabar.co.id, JAKARTA - Tim bulutangkis Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat di ajang Badminton Asia Championships 2026 yang berlangsung pada 7–12 April di Ningbo Olympic Sports Center. 

Turnamen level elite Asia ini menjadi panggung penting bagi generasi muda Merah Putih untuk menguji kualitas sekaligus mempercepat langkah menuju level tertinggi kawasan.

Sejumlah pemain muda mendapat kesempatan menjalani debut di ajang setara level Super 1000 Asia tersebut. Salah satunya tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan yang datang dengan modal pengalaman berharga dari Badminton Asia Team Championships beberapa bulan lalu.


“Persiapan ke BAC ini cukup siap. Apalagi ini pertama kali saya tampil, jadi ada rasa excited juga,” ujar Thalita.

Ia menilai pengalaman menghadapi pemain senior di BATC menjadi bekal penting untuk tampil lebih percaya diri di Ningbo.

“Saat tanding di BATC kemarin saya dapat banyak pengalaman. Itu jadi modal supaya bisa main lebih lepas di sini,” tambahnya.

Semangat serupa juga dirasakan pasangan ganda putra muda Devin Artha Wahyudi/Ali Fathir Rayhan yang siap menjalani debut di turnamen elite Asia tersebut.

“Kami bangga dan senang bisa ikut BAC kali ini,” kata Fathir.

Menurut Devin, level kompetisi di BAC jauh berbeda dibanding turnamen International Challenge maupun Super 100 yang biasa mereka ikuti.

“Karena ini levelnya Super 1000 Asia, lawannya pasti di atas rata-rata kami. Jadi persiapannya juga harus lebih maksimal,” ujarnya.

Di babak pertama, Devin/Fathir masih menunggu lawan dari jalur kualifikasi. Fokus utama mereka saat ini adalah mengeluarkan permainan terbaik sejak laga pembuka.

Sementara itu, skuad Indonesia juga telah menjajal arena pertandingan dalam sesi latihan resmi. Adaptasi berjalan cukup lancar meski terdapat sedikit pengaruh angin di dalam arena.

“Kalau tadi coba lapangan ada sedikit angin, tapi secara keseluruhan sudah cukup bisa beradaptasi,” kata Thalita.

Sayangnya, kekuatan Indonesia sedikit berkurang setelah pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine terpaksa mundur. Rinjani masih dalam pemulihan setelah terserang tifus pekan lalu dan belum berada dalam kondisi terbaik untuk bertanding.


Meski demikian, Indonesia tetap menurunkan kombinasi pemain muda potensial dan nama-nama berpengalaman seperti Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, hingga Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri untuk bersaing di salah satu turnamen paling prestisius kawasan Asia tersebut.

Ajang ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan generasi baru bulutangkis Indonesia dalam menembus peta persaingan elite Asia.

Berikut daftar pemain Indonesia di Badminton Asia Championships 2026:
  
Tunggal Putra:
1. Jonatan Christie  
2. Alwi Farhan  
3. Moh Zaki Ubaidillah  
  
Tunggal Putri:
1. Putri Kusuma Wardani  
2. Thalita Ramadhani Wiryawan  
  
Ganda Putra: 
1. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri  
2. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani  
3. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin  
4. Devin Artha Wahyudi/Ali Fathir Rayhan  
  
Ganda Putri:
1. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari  
2. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum  
3. Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi  
  
Ganda Campuran:
1. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu  
2. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah  
3. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil  
4. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti