SPORT
Asian Games 2026 Berakhir, Indonesia Bawa Pulang 39 Medali
apakabar.co.id, JAKARTA - Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan catatan membanggakan. Tim Merah Putih berhasil mengoleksi 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Capaian tersebut sekaligus melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni empat medali emas.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh atlet, ofisial, pengurus cabang olahraga, serta pihak-pihak yang mendukung perjuangan kontingen Indonesia selama Asian Games 2026.
“Alhamdulillah, puji syukur. Karena pada hari ini, tanggal 3 Oktober 2026, hari terakhir dalam event Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, saya sebagai Chef de Mission Asian Games Tim Indonesia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak,” ujar Todotua, Sabtu (3/10).
Todotua menegaskan, torehan lima medali emas menjadi hasil dari kerja keras seluruh elemen kontingen. Capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa target yang diberikan Kemenpora berhasil dilampaui.
“Final per hari ini, setelah kita mengetahui total medali yang dicapai dan diraih oleh Tim Indonesia sebanyak 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak dan 23 perunggu. Tentunya ini adalah capaian yang terbaik,” kata Todotua.
“Berdasarkan target yang diberikan Kemenpora, empat emas, maka Tim Indonesia dalam Asian Games ini bisa mencapai sebanyak lima emas,” sambungnya.
Menurut Todotua, keberhasilan Indonesia tidak hanya lahir dari penampilan atlet di arena pertandingan. Koordinasi antara CdM, National Olympic Committee (NOC), Kemenpora, dan cabang olahraga turut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kontingen sepanjang Asian Games.
“Asian Games adalah ajang pertarungan yang penuh dengan tantangan. Tapi dengan koordinasi yang baik, dengan konsolidasi yang baik, kami dengan NOC, dengan Kemenpora dan khususnya para cabang olahraga yang mengikuti kompetisi ini, kita berkoordinasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menyebut berbagai persoalan nonteknis yang muncul selama pelaksanaan Asian Games dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan baik. Hal itu membuat para atlet dapat lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.
“Segala sesuatu tantangan-tantangan yang ada, secara nonteknis bisa kita selesaikan dengan baik. Kami merasa sangat berbahagia dan puas karena kita bisa mengantisipasi segala kendala yang terjadi di Nagoya dan memastikan para atlet kita bisa berlaga, bertanding dengan sebaik-baiknya, semaksimal mungkin,” tutur Todotua.
Setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir, Todotua mengatakan seluruh rangkaian kerja Tim CdM akan dievaluasi. Mulai dari masa persiapan, keberangkatan, pelaksanaan pertandingan hingga proses kepulangan atlet dan ofisial akan menjadi bahan laporan kepada NOC dan Kemenpora.
“Selebihnya nanti kita akan laporkan ke NOC dan juga kepada Kemenpora untuk menjadi suatu review bagi dunia industri olahraga nasional kita ke depannya,” katanya.
Todotua juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Tim Indonesia, termasuk NOC, Kemenpora, sponsor, Kedutaan Besar Jepang, hingga pemerintah Indonesia.
“Sekali lagi, terima kasih kami dari CdM. Mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, kepada seluruh tim Chef de Mission, kepada NOC, Kemenpora, kepada seluruh sponsor yang memberi supporting kepada kami, dan juga Kedutaan Besar Jepang yang memberikan support, serta pemerintah negara Indonesia yang memberikan support,” pungkasnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

