OTOTEKNO

GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, Dihadiri 25.170 Pengunjung Selama 5 Hari

GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, Dihadiri 25.170 Pengunjung Selama 5 Hari. Foto: dok. One Event
GIIAS Bandung 2026 Resmi Ditutup, Dihadiri 25.170 Pengunjung Selama 5 Hari. Foto: dok. One Event
apakabar.co.id, JAKARTA - GIIAS Bandung 2026 resmi berakhir setelah mencatatkan 25.170 pengunjung selama lima hari penyelenggaraan di Sudirman Grand Ballroom.

Pameran yang berlangsung pada 9–13 September 2026 tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Barat, sekaligus memperlihatkan tingginya minat terhadap perkembangan teknologi dan produk terbaru industri otomotif.

GIIAS Bandung 2026 dibuka pada Rabu (9/9) oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Sumasna, bersama jajaran Gaikindo dan penyelenggara pameran.

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, mengatakan antusiasme masyarakat serta dukungan pemerintah daerah menjadi bukti pentingnya GIIAS Bandung bagi perkembangan industri otomotif di Jawa Barat.

“Kami sangat bersyukur GIIAS Bandung 2026 berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, para peserta, hingga pengunjung yang hadir menjadi semangat tersendiri bagi industri otomotif,” ujar Putu dalam siaran persnya, Selasa (15/9).

Menurutnya, GIIAS Bandung tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan kendaraan terbaru, tetapi juga bagian dari upaya mendorong potensi industri otomotif di Jawa Barat.

“Kami berharap GIIAS Bandung dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” katanya.

19 Merek Kendaraan Ramaikan GIIAS Bandung


GIIAS Bandung 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor, terdiri dari 16 merek kendaraan penumpang dan tiga merek roda dua.

Merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi meliputi BAIC, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, GAC AION, Honda, iCar, Jetour, KIA, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling.

Sementara dari segmen roda dua hadir Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.

Kehadiran lima merek baru serta kembalinya sejumlah merek yang sebelumnya pernah berpartisipasi menjadi salah satu daya tarik GIIAS Bandung 2026.

Pameran juga diramaikan 11 merek dari industri pendukung yang membawa berbagai produk dan teknologi untuk melengkapi ekosistem otomotif.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, mengapresiasi antusiasme masyarakat Jawa Barat selama pameran berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang telah hadir dan menjadi bagian dari kesuksesan GIIAS Bandung tahun ini,” ujar Anton.

Ia menyebut jumlah pengunjung yang mencapai 25.170 orang selama lima hari menjadi motivasi bagi Gaikindo untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pameran.

“Antusiasme tinggi pengunjung dengan kehadiran total 25.170 pengunjung selama lima hari penyelenggaraan menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan pameran otomotif yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat ke depannya,” katanya.

Anton juga menyoroti peningkatan fasilitas yang diberikan kepada pengunjung selama GIIAS Bandung 2026.

“Kami akan terus meningkatkan fasilitas di pameran untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan pengunjung untuk hadir di GIIAS Bandung,” tuturnya.

GIIAS The Series Berlanjut ke Semarang dan Makassar


Berakhirnya GIIAS Bandung 2026 bukan menjadi penutup rangkaian GIIAS The Series tahun ini.

Setelah sebelumnya berlangsung di ICE BSD Tangerang, Surabaya dan Bandung, rangkaian berikutnya akan digelar melalui GIIAS Semarang 2026 pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang.

Rangkaian GIIAS The Series 2026 kemudian ditutup melalui GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Gaikindo juga mulai memperluas jangkauan pamerannya ke kota baru pada 2027 melalui GIIAS Bali yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.

GIIAS Bali akan menjadi penyelenggaraan baru dalam rangkaian GIIAS sekaligus memperluas jangkauan pameran otomotif tersebut ke wilayah Indonesia bagian timur.