LINGKUNGAN HIDUP
Warga Diajak Terlibat Bangun Kota Hutan IKN
apakabar.co.id, Balikpapan - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengajak publik terlibat langsung dalam penanaman pohon di kawasan IKN. Gagasan kota hutan kembali didorong, dengan klaim partisipasi warga sebagai bagian dari pembentukan identitas lingkungan ibu kota baru.
“Kegiatan penanaman pohon akan terus digalakkan,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat ditemui di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, baru tadi, dikutip dari antara.
Menurut Basuki, penanaman pohon tidak sekadar kegiatan simbolik, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk membangun IKN sebagai kota hutan yang hidup dan berkelanjutan. Ia menilai aktivitas ini perlu menjadi budaya masyarakat, agar pembangunan tidak hanya menonjolkan aspek modernitas, tetapi juga keseimbangan dengan alam.
“Penanaman pohon bagian dari gerakan kolektif menjadikan IKN sebagai kota hutan yang hidup, tumbuh, dan diwariskan untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 100 pohon dari 13 jenis tanaman ditanam. Jenisnya mencakup pohon buah dan kayu-kayuan yang dipilih untuk memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat ekosistem hijau di kawasan inti IKN.
Otorita IKN menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen menumbuhkan kehidupan di kawasan ibu kota baru, sekaligus memperkuat keterikatan masyarakat dengan ruang hidup yang sedang dibangun.
Sebanyak 142 peserta yang mendaftar secara daring turut menanam pohon di Ruang Terbuka Hijau Plaza Yudikatif, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Balikpapan dan Samarinda hingga luar Kalimantan seperti Palembang dan Medan.
“Kami memiliki hobi menanam pohon dan tertarik pada kegiatan lingkungan, jadi ingin terlibat kegiatan penanaman pohon di IKN,” kata Edi Busrah, salah satu peserta.
Sejumlah peserta lain mengaku terdorong ikut serta karena ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan hijau IKN, yang selama ini digadang-gadang sebagai kota hutan.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR
