LIFESTYLE

WhatsApp Tambah Fitur Baru, Chat Grup Kini Lebih Praktis dan Rapi

Whatsapp, layanan pesan instan milik Meta tersebut memperkenalkan tiga fitur baru yang dirancang agar diskusi di grup menjadi lebih praktis, terorganisasi, dan nyaman bagi seluruh anggota.
WhatsApp rilis 3 fitur baru yang dirancang agar diskusi di grup lebih praktis, terorganisasi, dan nyaman bagi anggota. Foto: ANTARA
WhatsApp rilis 3 fitur baru yang dirancang agar diskusi di grup lebih praktis, terorganisasi, dan nyaman bagi anggota. Foto: ANTARA
apakabar.co.id, JAKARTA - WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berkomunikasi di dalam grup. Kali ini, layanan pesan instan milik Meta tersebut memperkenalkan tiga fitur baru yang dirancang agar diskusi di grup menjadi lebih praktis, terorganisasi, dan nyaman bagi seluruh anggota.

Pembaruan tersebut mencakup penyempurnaan fitur Polling atau jajak pendapat, fitur @all untuk menandai seluruh anggota grup sekaligus, serta fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat grup turunan dari grup yang sudah ada hanya dengan satu kali ketuk.

Menurut keterangan resmi WhatsApp yang dirilis pada Rabu (5/8), seluruh pembaruan tersebut akan diluncurkan secara bertahap dan diperkirakan dapat digunakan oleh seluruh pengguna dalam beberapa pekan mendatang.

Salah satu pembaruan yang paling menarik hadir pada fitur Polling. Selama ini, jajak pendapat menjadi salah satu cara praktis bagi anggota grup untuk menentukan keputusan bersama, mulai dari memilih lokasi pertemuan hingga menentukan jadwal kegiatan.

Kini, WhatsApp menambahkan kemampuan bagi pembuat jajak pendapat untuk menetapkan batas waktu pemungutan suara. Dengan adanya tenggat waktu, anggota grup memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan suara sebelum hasil akhir ditentukan. 

Fitur ini juga diharapkan membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih objektif karena hasil tidak terus berubah akibat adanya suara yang masuk setelah keputusan diambil.

Selain itu, pembuat jajak pendapat kini dapat mengedit pertanyaan yang telah dibuat. WhatsApp memberikan waktu hingga 15 menit setelah polling dibuat untuk memperbaiki kesalahan penulisan, menambahkan penjelasan, atau memberikan klarifikasi apabila diperlukan.

Kemampuan mengedit ini dinilai akan sangat membantu pengguna yang sering membuat polling secara cepat, terutama ketika terjadi kesalahan ketik atau kalimat yang kurang jelas.

Tak hanya itu, WhatsApp juga menghadirkan opsi untuk menyembunyikan identitas pemberi suara. Dengan fitur ini, nama anggota yang memilih suatu opsi tidak akan ditampilkan kepada anggota grup lainnya.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat anggota grup merasa lebih nyaman dalam menyampaikan pilihan mereka, terutama ketika polling digunakan untuk membahas isu yang sensitif atau melibatkan banyak kepentingan.

"Baik Anda memfinalisasi waktu atau tempat pertemuan, kini lebih mudah untuk beralih dari pertanyaan ke keputusan," tulis WhatsApp dalam keterangannya mengenai pembaruan fitur Polling.

Selain memperbarui fitur jajak pendapat, WhatsApp juga meningkatkan fungsi @all, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna menandai seluruh anggota grup secara bersamaan.

Sebelumnya, pengguna harus menyebut nama anggota satu per satu apabila ingin memastikan semua orang membaca pesan tertentu. Kini, cukup dengan mengetik @all, seluruh anggota grup akan menerima penandaan dalam satu kali pengiriman pesan.

Fitur ini diperkirakan akan sangat berguna untuk menyampaikan informasi penting, seperti perubahan jadwal rapat, pengumuman sekolah, koordinasi acara keluarga, hingga pemberitahuan mendesak di komunitas.

WhatsApp menjelaskan bahwa pada grup yang memiliki lebih dari 32 anggota, penggunaan fitur @all dibatasi hanya untuk admin grup. Kebijakan ini diterapkan agar fitur tersebut tidak disalahgunakan dan tidak menimbulkan gangguan akibat terlalu banyak notifikasi.

Menariknya lagi, pesan yang menggunakan @all tetap dapat menjangkau anggota grup meskipun mereka sedang menonaktifkan notifikasi percakapan grup. Dengan demikian, informasi yang benar-benar penting memiliki peluang lebih besar untuk diketahui seluruh anggota.

Pembaruan lain yang tidak kalah menarik adalah hadirnya fitur untuk membuat grup baru langsung dari grup yang sudah ada.

Selama ini, ketika pengguna ingin membuat grup baru dengan anggota yang sama atau hampir sama, mereka harus membuat grup dari awal kemudian memilih dan menambahkan anggota satu per satu. Proses tersebut cukup memakan waktu, terutama jika jumlah anggotanya banyak.

Kini, WhatsApp menyederhanakan proses tersebut. Pengguna cukup memilih opsi membuat grup baru dari grup yang sudah ada, lalu sistem akan membantu membentuk grup baru secara instan tanpa harus mengundang anggota satu per satu.

Fitur ini dinilai sangat berguna ketika sebuah grup besar membutuhkan ruang diskusi yang lebih spesifik. Misalnya, panitia acara ingin membuat grup khusus bagian konsumsi, kelompok keluarga ingin membuat grup untuk merencanakan pesta kejutan ulang tahun, atau komunitas ingin membahas proyek tertentu tanpa mengganggu percakapan utama.

Menurut WhatsApp, fitur tersebut dirancang agar pengguna dapat memisahkan pembahasan berdasarkan topik sehingga percakapan di grup utama tetap rapi dan tidak dipenuhi diskusi yang hanya relevan bagi sebagian anggota.

"Fitur ini cocok untuk memisahkan percakapan guna merencanakan pesta kejutan, mengoordinasikan logistik acara, atau membahas topik lebih dalam tanpa mengganggu obrolan utama," tulis WhatsApp.

Kehadiran tiga pembaruan ini menunjukkan upaya WhatsApp untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi di dalam grup. Tidak hanya menghadirkan fitur baru, perusahaan juga berusaha menjawab berbagai kebutuhan pengguna yang semakin beragam, mulai dari koordinasi pekerjaan, kegiatan organisasi, komunitas, hingga komunikasi keluarga.

Dengan fitur Polling yang lebih fleksibel, penandaan @all yang lebih efisien, serta kemampuan membuat grup turunan secara instan, pengguna diharapkan dapat mengelola percakapan dengan lebih mudah dan produktif.

WhatsApp memastikan proses peluncuran fitur-fitur tersebut dilakukan secara bertahap. Karena itu, apabila pembaruan belum muncul di perangkat pengguna saat ini, fitur tersebut kemungkinan akan tersedia dalam beberapa pekan ke depan melalui pembaruan aplikasi WhatsApp terbaru.