1446
1446
Sport  

Gregoria Harapan Terakhir Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat tampil di Olimpiade Paris 2024, Jumat (2/8). Foto: nocindonesia

apakabar.co.id, JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu-satunya harapan Indonesia dari cabor bulu tangkis untuk bisa meraih medali di ajang Olimpiade Paris 2024.

Kesempatan itu didapatkan setelah melangkah ke perempat final dengan berhasil mengalahkan wakil Korea, Kim Gae Un tiga gim 21-4, 8-21 dan 23-21 pada babak 16 besar di Porte de La Chapelle Arena, Jumat (2/8) dini hari WIB. 

“Pertandingan kali ini beban cukup besar, karena di Olimpiade saya tinggal sendiri. Saya takut tidak bisa memberikan yang terbaik,” jelas Gregoria.

Pebulutangkis berusia 24 tahun itu harus berjuang keras agar bisa bulu tangkis indonesia menjaga tradisi medali di Olimpiade. 

Selanjutnya, Jorji -sapaan akrab Gregoria- akan menghadapi tunggal putri milik Thailand Ratchanok Intanon di perempat final yang berlangsung pada Sabtu (3/8) besok.

“Saya mau istirahat dulu, karena jujur lega tapi di sisi lain otaknya juga berat banget. Semoga besok bisa recovery yang bagus. Masuk babak 8 besar, saya punya target itu, percaya dulu sama diri sendiri kalau saya bisa berusaha keras, berusaha maksimal juga,” ujarnya.

Perjalanan Gregoria semakin berat dikarenakan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang juga melaju ke babak sistem gugur harus tersingkir dari ajang tersebut. 

Pasangan ini tak kuasa membendung kekuatan dari wakil China Liang Wei Keng/Wang Chang usai kalah dua gim langsung 22-24 dan 20-22, Kamis (1/8). 

“Tidak ada atlet yang mau kalah dan kami kecewa. Apapun hasilnya, kami sudah maksimal,” ucap Fajar. 

“Semua atlet pasti mau tampil 100% tapi di dalam lapangan pasti ada rasa tegang dan lain-lainnya, itu yang belum bisa diatasi,” lanjutnya.

Di sisi lain, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Anindya Novyan Bakrie terus meminta dukungan dan doa masyarakat Indonesia supaya semua atlet Tim Indonesia bisa berjuang maksimal di Olimpiade Paris 2024. 

“Kita harus acungkan jempol buat Gregoria. Apalagi di set ketiga sangat ketat, kalau tidak kuat jantung bisa copot. Saya juga sudah ketemu dan ucapkan selamat. Kita akan bantu untuk pemulihan karena akan bertanding dua hari kemudian. Mohon dukungan dan juga doa juga dari masyarakat Indonesia,” ungkap CdM Anin. 

107 kali dilihat, 2 kunjungan hari ini
Editor: Raikhul Amar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *